Alasan Mengapa Akun Admob Dibanned Atau Dinonaktifkan Oleh Google Yang Harus Kamu Tahu

Akun AdMob dibanned - Apakah kamu seorang pengembang aplikasi maupun game yang menggantungkan peruntungan pendapatannya melalui layanan iklan Google AdMob? Ataukah kamu baru mau memulai memasang iklan Google AdMob di aplikasi ataupun game yang kamu buat? Kalau iya, maka kamu harus tahu hal apa saja yang dapat membuat akun AdMob kamu di banned atau di non-aktifkan oleh Google.

Admob tentu dikalangan para pengembang aplikasi android bukanlah suatu hal yang absurd #4 Penyebab kenapa akun admob kita dibanned atau dinonaktifkan oleh google?
Gambar: strukturkode.blogspot.com

Google AdMob merupakan layanan periklanan milik Google. Kalau kamu seorang publisher Google AdSense, tentu kamu juga tidak asing dengan AdMob. Alasannya, selain sama-sama milik Google, kedua layanan iklan ini memiliki fungsi yang sama, yaitu menampilkan iklan pada konten yang kita buat, dan menghasilkan uang darinya. Tapi, ada juga perbedaannya.

Perbedaan antara Google AdMob dan AdSense, itu terletak pada dimana kita akan menempatkan iklan untuk konten kita. Maksudnya, kalau ingin menampilkan iklan di blog ataupun di website milik kita, maka kita akan menggunakan Google AdSense. Nah, kalau untuk di aplikasi ataupun game, maka kita akan menggunakan Google AdMob. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat disini!

Kalau kamu sudah paham mengenai perbedaan AdMob dan AdSense, maka selanjutnya yang harus kamu tahu adalah tentang peraturan yang ditetapkan oleh pihak Google untuk AdMob, hal ini agar akun AdMob kamu nantinya tidak ada masalah seperti penonaktifan atau banned. Karena diluaran sana, masalah banned akun AdMob adalah hal yang menakutkan. Jadi, kamu harus hati-hati.

Penonaktifan akun AdMob merupakan peristiwa yang sering dikhawatirkan oleh para pengembang aplikasi maupun game yang menampilkan iklan AdMob, karena selain sulit untuk mendapat akun AdMob yang baru dengan menggunakan biodata yang sama, kita juga akan berpotensi kehilangan pendapatan dari aplikasi yang kita buat. Ya, kecuali kita menambahkan fitur berbayar di aplikasi kita.

Bagi para publisher Google AdMob yang akunnya di banned, sebenarnya Google memberi pemberitahuan melalui email, beserta penjelasan mengapa akun AdMob nya di nonaktifkan. Namun, email yang dikirim terkadang tidak menjelaskan secara detil ataupun bahasanya terlalu baku, sehingga sebagian publisher sulit untuk memahaminya.

Maka dari itu, disini saya ingin berbagi penjelasan apa sebenarnya penyebab akun AdMob di banned atau di nonaktifkan oleh Google. Dan mudah-mudahan kedepannya kamu jadi lebih hati-hati lagi.

Kenapa akun admob dibanned atau dinonaktifkan oleh google?

Ada banyak alasan mengapa akun Google AdMob bisa dibanned, namun disini saya hanya menerangkan beberapa saja dan yang dirasa paling berpengaruh terhadap penonaktifan akun Google AdMob. Kira-kira apa saja? Yuk simak dibawah ini!

Pemasangan Iklan yang tidak sesuai kebijakan

Pemasangan iklan admob pada aplikasi android dihentikan sembarangan, dihentikan menyalahi kebijakan pemasangan iklan admob.

Jika iklan yang terpasang tidak sesuai kebijakan, maka iklan umumnya akan dinonaktifkan, dan bila penonaktifan iklan admob sering terjadi, maka tidak tutup kemungkinan sanggup menciptakan akun admob ikut dinonaktifkan atau dibanned.

Berikut beberapa kebijakan penempatan iklan admob yang harus diikuti:
  • Iklan dihentikan ditempatkan berdekatan dengan atau berada di bawah tombol atau objek lain yang memungkinkan penempatan iklan tersebut mengganggu interaksi normal pengguna dengan aplikasi atau iklan.
  • Iklan dihentikan ditempatkan di lokasi yang menutupi atau menyembunyikan area yang ingin dilihat pengguna selama interaksi normal. Iklan dihentikan ditempatkan di area yang akan diklik secara acak oleh pengguna atau tersentuh jari pengguna di layar.
  • Iklan dihentikan ditempatkan pada layar 'buntu'. Harus disediakan cara untuk keluar dari layar tanpa mengeklik iklan (misalnya, tombol 'kembali' atau 'menu'). Jika tidak, pengguna harus diberi tahu bahwa tombol layar utama merupakan cara untuk keluar dari aplikasi tersebut.
  • Iklan dihentikan ditempatkan dalam aplikasi yang berjalan di latar belakang perangkat atau di luar lingkungan aplikasi tersebut. Pengguna harus mengetahui dengan terperinci aplikasi yang dikaitkan dengan atau yang di dalamnya diterapkan iklan tersebut. Contohnya: iklan yang ditayangkan dalam widget; iklan yang diluncurkan sebelum aplikasi dibuka atau setelah aplikasi ditutup.
  • Iklan dihentikan ditempatkan dengan cara yang akan mencegah penayangan konten inti aplikasi. Iklan dihentikan ditempatkan dengan cara yang mengganggu penjelajahan atau interaksi dengan konten inti dan fungsi aplikasi. Contohnya: iklan pengantara yang terpicu setiap kali pengguna mengklik dalam aplikasi.
  • Penayang tidak diizinkan untuk menempatkan iklan pada halaman yang bukan berbasis konten menyerupai layar terima kasih, error, login, atau keluar. Layar tersebut mungkin dilihat pengunjung ketika meluncurkan aplikasi, sebelum kemungkinan keluar dari aplikasi, atau setelah menjalankan tindakan tertentu pada layar menyerupai pembelian atau download. 
  • Iklan yang menjadi fokus utama di jenis layar ini sanggup membingungkan pengunjung yang akan menganggap bahwa iklan tersebut yaitu konten yang sebenarnya, jadi jangan letakkan iklan di layar tersebut.

2. Melakukan klik iklan sendiri

Penyebab kedua yaitu alasannya yaitu kamu melakukan klik iklan sendiri, baik disengaja maupun tidak disengaja.

Klik iklan sendiri yaitu pelanggaran paling fatal dan biasanya akan eksklusif ditindak dengan tegas alias banned, dengan cara apapun dan dengan alasan apapaun sebaiknya hindari untuk mengklik iklan sendiri.

Saat ini mungkin kita sering dengar istilah tuyul admob, yaitu menciptakan aplikasi yang hanya dibentuk untuk menampilkan iklan, kemudian diklik oleh sendiri dengan proteksi PVN, walaupun anda menganggap sanggup mengelabui google, cara tersebut tidak akan bertahan lama, dan pada akibatnya akan berujung penalty atau banned pada akun admob yang kita miliki bahkan mungkin akan ikut banned juga pada akun adsennya.

Dengan cara apapun jangan pernah mencoba mengelabui google, alasannya yaitu ujungnya akan tertangkap tangan juga, apalagi google gencar sekali selalu mengupdate sistemnya untuk mendeteksi kecurangan-kecurangan yang sanggup merugikan para pengiklan. bila hasil curang selain akun admob dibanned pendapatan yang anda peroleh juga tidak akan anda peroleh, akan sia-sia alasannya yaitu akan dikembalikan kepada para penginklan.

Jika ingin bermain kondusif salah satu caranya yaitu bermain jujur atau white hat, menciptakan aplikasi berkualitas sendiri dan biarkan bekerja secara natural. kiprah kita yaitu mempromosikan sehingga aplikasi yang kita buat terkenal dan banyak didownloand, dengan begitu penghasilan pun akan deras.

3. Sering menayangkan iklan Admob pada ketika pengembangan

Hindari untuk sering menayangkan iklan admob orisinil pada ketika pengembangan terutama iklan video atau interstitial, ini harus dihindari terutama untuk akun admob yang baru digunakan.

Bisa saja alasannya yaitu ketidaktahuan pengembang, pada ketika pengembang berbagi aplikasi android dan mengimplementasikan iklan admob pada aplikasi yang dibuatnya, pengembang eksklusif memakai iklan original dari akun admob milikinya.

Yang namanya pengembangan, niscaya akan sering kita tinjau apakah iklan berjalan baik sesuai impian atau tidak, sehingga iklan pun akan sering tampil dan impresi iklan akan dihitung oleh admob, hal tersebut sanggup menjadikan kesalahan interpretasi mesin admob yang sanggup menciptakan iklan admob dinonaktifkan oleh google dan sanggup berujung dibannednya akun admob kita.

Untuk menghindari impresi iklan dan ketidaksengajaan klik pada iklan admob original waktu pengembangangan aplikasi, sebaiknya gunakan iklan admob percobaan yang sudah disediakan google, sehingga walaupun terjadi banyak impresi iklan dan terjadi klik tidak akan berdampak apa-apa pada akun admob yang kita miliki.

Baru setelah aplikasi android kita fix 100% dan siap dilouncing, kita sanggup ganti arahan iklan percobaan tersebut dengan iklan admob original milik kita.

 4. Aplikasi Android dinonaktifkan atau mendapat penalty

Hati-hati dalam menciptakan aplikasi android, sebaiknya hindari menciptakan aplikasi android yang tidak sesuai dengan kebijakan google, menyerupai :
  • Melakukan cloning aplikasi dari aplikasi android yang sudah ada, cloning tidak akan menciptakan aplikasi anda clean 100%, bisa saja aplikasi masih terkait dengan data firebase si pemilik aplikasi aslinya, yang lupa anda bersihkan walaupun package berhasil anda rubah. ini akan menciptakan aplikasi anda gampang dideteksi google sebagai aplikasi hasil clone.
  • Membuat aplikasi yang melanggar hak cipta
  • Membuat package atau judul aplikasi dengan memasukan unsur-unsur yang sudah mempunyai hak cipta, misal dengan memakai nama judul film atau nama-nama  produk  google. harus dihindari
  • Konten aplikasi mengandung unsur-unsur pelanggaran hak cipta yang sudah ditetapkan oleh google.
  • dan pelanggaran lainnya.

Aplikasi yang melanggar kebijakan, pada akibatnya akan dinonaktifkan oleh google sekalipun aplikasi tersebut mendapat rating yang baik dan jumlah download yang banyak di google playstore.

Jika aplikasi dinonaktifkan, pada akibatnya akan ikut juga menonaktifkan iklan admob yang kita pasang pada aplikasi tersebut, bahkan bila aplikasi yang dinonaktifkan banyak sanggup mengancam akun google developer yang kita miliki.

Begitu juga, Semakin sering iklan admob nonaktif alasannya yaitu pelanggaran pada aplikasi, maka sanggup berdampak jelek pada akun admob yang kita miliki dan sanggup berujung banned.


Tips Main Admob Agar Tetap Aman Sampai Gajian Tiap Bulan

Satu-satunya cara bermain admob biar awet adalah, selalu mematuhi kebijakan google, jangan bermain kotor, ya selain tidak berkah berdasarkan saya, perjuangan anda hanya untuk jangka pendek saja, walaupun anda punya trik baru, pada akibatnya niscaya akan ketahuan, sehingga apa yang anda upayakan tidak akan bertahan usang dan akan sia-sia.

Untuk menciptakan aplikasi android memang ada banyak cara, yang paling penting anda paham bahasa pemrograman java untuk framework android, bila tidak anda sanggup memodifikasi source code orang lain dengan melaksanakan re-skin semoga tidak identik dan tidak dianggap sama oleh google.

Selama Aplikasi dianggap unik dan selama anda memathui kebijakan google, maka pendapatan dari admob pun lambat laun akan sanggup anda raih dalam jumlah yang banyak. pada dasarnya sabar, terus berusaha dan tekun, niscaya akan membuahkan hasil.

Sumber informasi: strukturkode.blogspot.com


0 Response to "Alasan Mengapa Akun Admob Dibanned Atau Dinonaktifkan Oleh Google Yang Harus Kamu Tahu"

Post a Comment

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel