Monday, December 17, 2018

Face Recognition Rambah Sekolah Sampai Rumah

Foto: RealNetworksFoto: RealNetworks

Jakarta - Teknologi face recognition tidak hanya diadopsi di area jalan maupun gedung perkantoran. Kini teknologi pengenalan wajah mulai merambah sekolah sampai rumah.

Adalah RealNetwork Inc, perusahaan asal Amerika Serikat ini membawa platform Secure, Accurate Facial Recognition (SAFR) ke Indonesia. Platform ini sanggup dipakai pengelola gedung sentra perbelanjaan bahkan rumah modern untuk menawarkan rasa kondusif bagi para pengunjung maupun penghuninya.

"Sekolah-sekolah di AS pun belakangan ini sudah mulai memakai SAFR sebagai jalan masuk memasuki area sekolah. Perangkat ini bisa mendeteksi dan mengidentifikasi banyak wajah secara bersamaan, dan mengirimkan hasil analisisnya secara realtime sebagai jalan masuk masuk ke area terbatas," kata Noriaki Takamura, Vice President Asia Pacific (APAC) Sales & Business Development RealNetworks di Jakarta.



Sementara itu, Ria Tanusendjaja, Senior Director RealNetworks Indonesia menjelaskan, SAFR menggabungkan fungsi dari RealPlayer dan RealTimes yang sudah dikenal masyarakat sebelumnya. SAFR bisa melaksanakan deteksi dan identifikasi wajah. Selain itu, bisa estimasi gender, umur sampai sentimen.

SAFR bersifat fleksibel dan expandable alasannya yakni bisa dioperasikan memakai iOS, Linux, dan Windows. Mulai Januari 2019, SAFR juga bisa dioperasikan memakai perangkat berbasis Android.

Face Recognition Rambah Sekolah Hingga RumahNoriaki Takamura, Vice President APAC Sales & Business Development RealNetworks. Foto: RealNetworks


Selain bisa membatasi jalan masuk masuk orang-orang tidak dikenal ke dalam gedung perkantoran, hunian, dan area privat lainnya, SAFR juga bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak aktivitas pemasaran dan penjualan suatu perusahaan.

SAFR sanggup difungsikan sebagai alat verifikasi transaksi oleh perusahaan marketplace dikala konsumennya melaksanakan pembelian, atau dipakai maskapai penerbangan untuk mempermudah dan mempercepat proses check-in para penumpangnya dikala datang di bandara.



"Pemilik ritel premium dan restoran misalnya, bisa merekomendasikan kepada customer suatu produk atau makanan yang terakhir kali dipesannya di toko mereka. Hal ini tentu akan meningkatkan relationship dan mendorong mereka untuk menjadi customer loyal," kata Ria.


Tonton juga video 'Bandara Ini Akan Gunakan Teknologi Face Recognition':

[Gambas:Video 20detik]

Face Recognition Rambah Sekolah Hingga Rumah

Sumber detik.com

Next

Related

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁
EmoticonEmoticon