Saturday, December 29, 2018

4 Penyebab Aplikasi Android Dihapus Atau Suspend Dari Google PlayStore

Aplikasi dihapus GooglePlay - Google Play atau yang lebih akrab disebut PlayStore, merupakan tempat dimana para pengembang aplikasi maupun game memasarkan aplikasi atau game yang dikembangkannya. Sebetulnya bukan hanya PlayStore saja, ada banyak pasar aplikasi yang beredar di internet. Namun bagaimanapun juga, PlayStore tetap menjadi idola kebanyakan para pengembang.

Namun, selayaknya Google yang berstatus sebagai pemilik PlayStore, mempunyai wewenang untuk membuat berbagai kebijakan demi kenyamanan penggunanya. Oleh sebab itu, tidak aneh bila Google melakukan bersih-bersih atau menghapus aplikasi maupun game yang dianggap telah menyalahi aturan yang dibuat.

Nah, apakah kamu juga merupakan developer yang memasarkan aplikasinya di PlayStore dan dihapus oleh Google karena dianggap menyalahi aturan? Hal itu adalah hal wajar, karena bukan kamu saja. Ada banyak pengembang yang aplikasinya di hapus dari PlayStore setiap harinya karena alasan pelanggaran.

Saya sendiri juga merupakan developer, namun sejauh ini alhamdulillah aplikasi saya tidak ada masalah. Maka dari itu saya berniat untuk berbagi tips kepada kamu agar aplikasi buatan kamu tidak dihapus oleh Google yang bisa mengakibatkan akun Google Developer (GoDev) kamu disuspend atau dibanned.



Sebenarnya, kalau kamu teliti dan mau membaca kebijakan Google Developer, maka kamu harusnya sudah paham mengenai hal apa saja yang mengakibatkan aplikasi kamu dihapus ataupun ditolak oleh Google. Tapi pada kenyataannya, walaupun kita membaca dengan seksama, pasti akan ada kesalahan yang kita buat pada saat membuat aplikasi. Bahkan terkadang, ada kesalahan teknis juga dari pihak Google nya. Meski begitu, kita harus tetap hati-hati dan berusaha menghindari pelanggaran, agar ketika aplikasi kita ditolak ataupun dihapus, kita masih bisa mengajukan banding.

Mungkin bagi kamu yang masih baru terjun didunia android developer, menganggap bahwa aplikasi dihapus itu bukan masalah besar, ataupun ketika aplikasi ditolak, tinggal dihapus saja dan buat aplikasi yang baru. Tapi itu tidak menjamin akun GoDev kamu aman. Karena cara yang terbaik agar tetap aman dari hukuman Google adalah, memperbaiki aplikasi yang menjadi masalah tersebut.

Penghapusan aplikasi harus sangat-sangat diperhatikan, karena kalau sering sekali terjadi dengan penyebab yang sama terutama terkait pelanggaran kebijakan, sanggup menyebabkan akun google developer dinonaktifkan, bahkan akun lainnya yang terkait email dapat juga ikut dinonaktifkan.

Jadi, yuk kita sama-sama pahami apa saja sekiranya yang menjadi alasan mengapa aplikasi android bisa dihapus dari PlayStore?

1. Kebijakan Privacy Policy

Pada saat proses publikasi aplikasi atau game android di Google PlayStore, kita diminta untuk memasukkan link kebijakan Privacy Policy. Nah, kebanyakkan pengembang baru yang belum paham, seringkali mengabaikan perintah ini. Jadi, jangan sampai lupa untuk menyantumkan link Privacy Policy.

Link yang menuju halaman mengenai kebijakan Privacy Policy tersebut sanggup kita buat di halaman blogspot atau blog domain eksklusif yang kita miliki, url yang menuju halaman Privacy Policy tersebut harus kita input di form upload google developer dan harus kita pasang juga di salah satu halaman activity aplikasi yang kita buat baik berupa link atau tombol.

Saran:
Kamu dapat membuat halaman Privacy Policy di situs https://app-privacy-policy-generator.firebaseapp.com/ , silahkan copy privacy policy yang sudah dibentuk pada halaman tersebut, kemudian posting di halaman blog kita, urlnya kita gunakan di aplikasi dan juga di form upload google developer.


2.  Menautkan link pada aplikasi yang menuju  aplikasi lainnya

Penyebab kedua yang berpotensi membuat aplikasi android yang kita upload di google play developer di hapus oleh google adalah, karena kita memsang link atau tombol yang ketika diklik menuju halaman aplikasi android lainnya yang kita sudah upload sebelumnya di akun google play developer yang sama.

Memasukan link aplikasi lain pada aplikasi yang hendak kita unggah, itu dapat menyebabkan pelangaran yang mampu membuat aplikasi tersebut ditolak bahkan dihapus dari PlayStore, walaupun link tersebut menuju ke aplikasi kita yang lainnya yang sudah ada di PlayStore. Ya ini bisa dibilang backlink, dalam istilah blogging.

Memang, ini merupakan cara ampuh untuk membuat aplikasi-aplikasi kita banyak didownload, dan dulu memang diperkenankan. Namun sekarang Google membuat peraturan baru dengan melarang tindakan itu dengan alasan kenyamanan pengguna, karena dirasa menipu pengguna.

3. Membuat Judul Aplikasi dan Gambar yang mengandung nama atau istilah yang sudah mempunyai hak cipta

Salah satu strategi pengembang aplikasi maupun game agar produk mereka banyak diunggah adalah, dengan cara mencantumkan nama atau sebuah brand terkenal. Dalam hal ini saya contohkan saya membuat aplikasi wallpaper anime dan saya menamainya Wallpaper Anime Naruto. Didalamnya terdapat gambar-gambar dari tokoh-tokoh di anime Naruto. Maka itu akan berpotensi ditolak oleh Google, dan parahnya bisa mempengaruhi reputasi akun Google Developer saya, karena saya dianggap telah melanggar hak cipta. Salah satu cara adalah meminta izin dari pemilik hak cipta tersebut.

4. Meletakan iklan interstitial yang  melanggar kebijakan.

Iklan adalah salah satu cara agar kita mendapat uang dari aplikasi yang kita buat. Google sendiri memperbolehkan kita memasang 3 jenis jenis iklan, yaitu benner, interstitial, dan reward video ads.

Untuk iklan insterstitial pastikan peletakannya tidak melanggar kebijakan penempatan, pahami betul bagaimana cara memasang iklan interstitial yang baik dan tidak melanggar kebijakan, karena  peletakan iklan interstitial yang salah sanggup menciptakan aplikasi kita ditangguhkan dan dihapus oleh google.

Itulah beberapa penyebab terkait aplikasi android yang sanggup menyebabkan aplikasi android kita dihapus oleh google. Sebagai publisher aplikasi android setidaknya kita senantiasa memahami dan mematuhi segala kebijakan Google, alasannya ialah kalau tidak aplikasi android kita berpotensi dihapus dan kalau pelanggaran dianggap parah dan berulang bisa jadi akun developer yang kita miliki dinonaktifkan. Kan sayang udah bayar mahal (bagi saya 25 dollar itu mahal).


Next

Related

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁
EmoticonEmoticon