Halaman

    Social Items


Kampung Legoknyenang RT 05 RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya di area persawahan milik salah satu warga setempat, terdapat sebuah lubang misterius yang hingga saat ini terus mendapat kunjungan warga setempat.

Bak tempat wisata yang baru dibuka, lubang misterius akibat tanah longsor itu menjadi pusat perhatian warga, dan banyak orang yang berkunjung hanya untuk melihatnya, dari yang muda hingga yang tua. Oleh sebabnya, para aparat memasang peringatan lebih luas lagi.

Kapolresta Sukabumi AKBP Susatyo Purnomo mendatangi lokasi munculnya lubang misterius itu. Ia datang bersama Kasat Sabhara AKP Dedi Suryadi dan Camat Cikembar Zaenal Abidin. Mereka memasang spanduk peringatan mengenai tanah berlubang akibat longsor itu.

Tujuannya adalah agar tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan, karena getaran dari lubang itu masih terasa.

"Saya mendapat informasi warga terus berdatangan untuk melihat lubang di pesawahan warga, terlebih dikatakan getaran masih terasa. Menghindari hal yang tidak diinginkan kita perluas area police line dan memasang spanduk," kata Susatyo di lokasi, melansir detik.com, Sabtu (8/9/2018).

Warga yang datang berbondong-bondong dan mendapati spanduk peringatan, merasa kecewa karena tidak bisa melihat lubang itu lebih dekat. Meski begitu, para polisi tidak mau ambil resiko dengan membiarkan warga masuk ke area tersebut.

"Area lubang memang terus membesar, kemungkinan karena hujan yang terjadi sejak sore hingga malam tadi. Kami bertindak responsif melakukan pencegahan, antusias warga cukup tinggi melihat lubang ini," lanjut Susatyo.

Sementara itu berdasarkan informasi yang didapat, lubang tersebut terbentuk karena adanya terowongan atau saluran air di bawah area pesawahan itu.

"Ada laporan citra satelit, saya dikabari oleh muspika ada terowongan air di bawah sawah. Posisinya melintang, ditambah posisi tanah yang gembur," pungkasnya.

Lubang Misterius Di Sukabumi Makin Membesar, Warga Terus Berdatangan, Polisi Pasang Spanduk Peringatan


Kampung Legoknyenang RT 05 RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya di area persawahan milik salah satu warga setempat, terdapat sebuah lubang misterius yang hingga saat ini terus mendapat kunjungan warga setempat.

Bak tempat wisata yang baru dibuka, lubang misterius akibat tanah longsor itu menjadi pusat perhatian warga, dan banyak orang yang berkunjung hanya untuk melihatnya, dari yang muda hingga yang tua. Oleh sebabnya, para aparat memasang peringatan lebih luas lagi.

Kapolresta Sukabumi AKBP Susatyo Purnomo mendatangi lokasi munculnya lubang misterius itu. Ia datang bersama Kasat Sabhara AKP Dedi Suryadi dan Camat Cikembar Zaenal Abidin. Mereka memasang spanduk peringatan mengenai tanah berlubang akibat longsor itu.

Tujuannya adalah agar tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan, karena getaran dari lubang itu masih terasa.

"Saya mendapat informasi warga terus berdatangan untuk melihat lubang di pesawahan warga, terlebih dikatakan getaran masih terasa. Menghindari hal yang tidak diinginkan kita perluas area police line dan memasang spanduk," kata Susatyo di lokasi, melansir detik.com, Sabtu (8/9/2018).

Warga yang datang berbondong-bondong dan mendapati spanduk peringatan, merasa kecewa karena tidak bisa melihat lubang itu lebih dekat. Meski begitu, para polisi tidak mau ambil resiko dengan membiarkan warga masuk ke area tersebut.

"Area lubang memang terus membesar, kemungkinan karena hujan yang terjadi sejak sore hingga malam tadi. Kami bertindak responsif melakukan pencegahan, antusias warga cukup tinggi melihat lubang ini," lanjut Susatyo.

Sementara itu berdasarkan informasi yang didapat, lubang tersebut terbentuk karena adanya terowongan atau saluran air di bawah area pesawahan itu.

"Ada laporan citra satelit, saya dikabari oleh muspika ada terowongan air di bawah sawah. Posisinya melintang, ditambah posisi tanah yang gembur," pungkasnya.

 

No comments

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁