Halaman

    Social Items

Saat main game, itu memang menyenangkan dan cukup ampuh untuk menghilangkan rasa bosan yang melanda. Namun, karena kenyamanan itulah yang kadang membuat kita lupa diri.


Saat ini pengembang game memang sedang gencar-gencarnya untuk merangkul para gamer agar memainkan game mereka.

Dan game-game yang tengah populer dikalangan para gamer adalah game mobile (game yang bisa dimainkan melalui smartphone).

Hal ini dikarenakan kita tidak perlu repot-repot menyiapkan peralatan game untuk memainkan game yang kita inginkan. Terlebih lagi kita bisa main dimana saja pun kita mau.

Berbicara game mobile, tentu dibenak kita pasti terpikirkan dengan game online. Karena memang sekarang game online sedang merajai pasar game mobile. Seperti Mobile Legends, AOV, PUBG, dan kawan-kawannya.

Dan kalau kita berbicara tentang game online, pasti kita juga terpikirkan dengan istilah Pay to Win atau kalau mau menang, maka kita harus bayar (pakai uang sungguhan).

Terdengar konyol memang! Dan kita juga mungkin berpikir siapa juga orangnya yang mau menghabiskan uang cuma buat game, kan? Tapi kenyataannya, telah banyak uang yang didapat para pengembang game dari orang-orang yang memainkan game mereka. Salah satunya adalah dari mantan pustakawan di Utah, Amerika Serikat ini.

Dimana ia rela menghabiskan uang sebesar US$89.000 (Rp 1,3 miliar) hanya untuk bermain game online. Bukan Mobile Legends bukan pula AOV, tapi Game of War. Dan yang parahnya, itu bukan uang sendiri. Melainkan uang publik.  Benar-benar gila kan, game online?

Mengutip CNBC dari Herald Journal (17/8/2018), Adam Winger dulunya adalah direktur di Perpustakaan North Logan City selama tiga tahun sebelum ia diberi cuti administratif pada musim panas lalu, dan segera diikuti dengan pengunduran dirinya tiga bulan kemudian.

Ia tidak memungkiri kesalahannya, dan ia pun mengaku bersalah atas tuduhan pencurian dan pemalsuan pada bulan Juni, yang ditunjukkan kepadanya.

Ia juga setuju untuk membayar ganti rugi US$78.000 di muka sebagai bagian dari penyelesaian yang ia negosiasikan agar tidak di jebloskan kedalam tahanan.

Selain itu, Ia juga diperintahkan untuk melakukan pelayanan masyarakat selama 100 jam dan akan dilarang untuk memiliki tanggung jawab fidusia di masa depan.

Sedikit informasi buat yang belum tahu, Game of War merupakan game online mobile yang dapat kita unduh dari PlayStore secara gratis.

Game ini memiliki gameplay bertujuan untuk membangun kerajaan dan melatih prajurit untuk melawan pemain lain di seluruh penjuru dunia.

Walaupun gratis, namun ada beberapa aksi tambahan yang mengharuskan mengeluarkan sejumlah uang sungguhan untuk mempercepat penyelesaian tugas.

Nah buat teman-teman pembaca sekalian, kita tidak bisa menyalahkan game online manapun atas kejadian di atas. Dan kita juga tidak bisa mengutuk tindakan yang dilakukan Winger.

Memang tidak bisa kita pungkiri jika tindakan tersebut adalah tindakan yang sangat tercela. Tapi kita juga harus sadar bahwa Winger juga hanya manusia biasa yang tidak bisa luput dari kesalahan. Dan yang penting, ia mau bertanggung jawab atas kesalahannya.

Dan semoga saja itu sebagai pelajaran berharga buat dirinya dan tentunya juga kita, agar tidak berlebihan lagi dalam bermain game. Selamat nge-game!

Bukan Mobile Legends Bukan AOV! Inilah Game Online Yang Membuat Mantan Pustakawan Habiskan Miliaran Rupiah Uang Publik

Saat main game, itu memang menyenangkan dan cukup ampuh untuk menghilangkan rasa bosan yang melanda. Namun, karena kenyamanan itulah yang kadang membuat kita lupa diri.


Saat ini pengembang game memang sedang gencar-gencarnya untuk merangkul para gamer agar memainkan game mereka.

Dan game-game yang tengah populer dikalangan para gamer adalah game mobile (game yang bisa dimainkan melalui smartphone).

Hal ini dikarenakan kita tidak perlu repot-repot menyiapkan peralatan game untuk memainkan game yang kita inginkan. Terlebih lagi kita bisa main dimana saja pun kita mau.

Berbicara game mobile, tentu dibenak kita pasti terpikirkan dengan game online. Karena memang sekarang game online sedang merajai pasar game mobile. Seperti Mobile Legends, AOV, PUBG, dan kawan-kawannya.

Dan kalau kita berbicara tentang game online, pasti kita juga terpikirkan dengan istilah Pay to Win atau kalau mau menang, maka kita harus bayar (pakai uang sungguhan).

Terdengar konyol memang! Dan kita juga mungkin berpikir siapa juga orangnya yang mau menghabiskan uang cuma buat game, kan? Tapi kenyataannya, telah banyak uang yang didapat para pengembang game dari orang-orang yang memainkan game mereka. Salah satunya adalah dari mantan pustakawan di Utah, Amerika Serikat ini.

Dimana ia rela menghabiskan uang sebesar US$89.000 (Rp 1,3 miliar) hanya untuk bermain game online. Bukan Mobile Legends bukan pula AOV, tapi Game of War. Dan yang parahnya, itu bukan uang sendiri. Melainkan uang publik.  Benar-benar gila kan, game online?

Mengutip CNBC dari Herald Journal (17/8/2018), Adam Winger dulunya adalah direktur di Perpustakaan North Logan City selama tiga tahun sebelum ia diberi cuti administratif pada musim panas lalu, dan segera diikuti dengan pengunduran dirinya tiga bulan kemudian.

Ia tidak memungkiri kesalahannya, dan ia pun mengaku bersalah atas tuduhan pencurian dan pemalsuan pada bulan Juni, yang ditunjukkan kepadanya.

Ia juga setuju untuk membayar ganti rugi US$78.000 di muka sebagai bagian dari penyelesaian yang ia negosiasikan agar tidak di jebloskan kedalam tahanan.

Selain itu, Ia juga diperintahkan untuk melakukan pelayanan masyarakat selama 100 jam dan akan dilarang untuk memiliki tanggung jawab fidusia di masa depan.

Sedikit informasi buat yang belum tahu, Game of War merupakan game online mobile yang dapat kita unduh dari PlayStore secara gratis.

Game ini memiliki gameplay bertujuan untuk membangun kerajaan dan melatih prajurit untuk melawan pemain lain di seluruh penjuru dunia.

Walaupun gratis, namun ada beberapa aksi tambahan yang mengharuskan mengeluarkan sejumlah uang sungguhan untuk mempercepat penyelesaian tugas.

Nah buat teman-teman pembaca sekalian, kita tidak bisa menyalahkan game online manapun atas kejadian di atas. Dan kita juga tidak bisa mengutuk tindakan yang dilakukan Winger.

Memang tidak bisa kita pungkiri jika tindakan tersebut adalah tindakan yang sangat tercela. Tapi kita juga harus sadar bahwa Winger juga hanya manusia biasa yang tidak bisa luput dari kesalahan. Dan yang penting, ia mau bertanggung jawab atas kesalahannya.

Dan semoga saja itu sebagai pelajaran berharga buat dirinya dan tentunya juga kita, agar tidak berlebihan lagi dalam bermain game. Selamat nge-game!

 

No comments

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁