Halaman

    Social Items


Penting sekali untuk kita teliti dalam hal memilih makanan. Selain untuk menjaga agar tubuh tetap sehat, juga agar menghindari hal-hal yang tidak di inginkan. Seperti infeksi cacing pita yang dialami gadis kecil dari India ini misalnya. 


Gadis yang tidak di sebutkan namanya ini, awalnya mengeluhkan sakit kepala yang luar biasa. Hingga ia konsultasi dengan dokter dan mendapat pemeriksaan. Hasil yang mengejutkan pun terjadi. Dokter menyebutkan bahwa di dalam otaknya bersarang 100 telur cacing pita.

Yang lebih memprihatinkan nya lagi, bukan hanya sakit kepala saja! Ia bahkan mengalami serangan epilepsi (gangguan ketika aktivitas sel saraf di otak terganggu, yang menyebabkan kejang) atau yang biasa kita sebut 'ayan'.

Para dokter di Fortis Hospital di New Delhi, India, juga mengatakan bahwa telur cacing masuk ke dalam otak gadis itu melalui aliran darah, sehingga menyebabkan pembengkakan besar.

Itulah alasannya saat dirawat di rumah sakit, ia hampir tidak sadarkan diri.

"Pemindaian di otaknya menunjukkan lebih dari 100 titik putih terbentuk, karena telur cacing pita. Ketika telur mencapai otak melalui sistem saraf, mereka menyebabkan neurocysticercosis, yang ditandai dengan sakit kepala yang parah, serangan epilepsi dan kebingungan," ungkap Dr. Praveen Gupta, direktur neurologi di Fortis Hospital, seperti yang dikutip dari suara.com dari nypost.com (26/7/2018).

Gupta menambahkan, bahwa infeksi cacing pita biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi dengan parasit.

"Jika Anda menelan telur cacing pita tertentu, mereka dapat bermigrasi ke luar usus Anda dan membentuk kumpulan telur menyerupai tumor di jaringan tubuh dan organ. Ketika Anda menelan telur cacing pita, mereka akan berkembang menjadi cacing pita dewasa di usus Anda,"

Dilain pihak, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengungkapkan, penyebab yang mungkin  sedang di alami gadis ini ialah Taenia solium atau juga dikenal sebagai 'cacing pita babi', yang mana biasanya disebabkan oleh konsumsi daging mentah atau setengah matang.

"Infeksi dengan cacing pita T. solium dapat mengakibatkan cysticercosis, yang dapat menjadi penyakit yang sangat serius seperti kejang dan kerusakan otot atau mata," jelas CDC, masih mengutip suara.com.

Sementara itu yang bisa dilakukan oleh dokter Gupta dan yang lainnya saat ini hanyalah fokus untuk mengurangi pembengkakan otak gadis itu sebelum memberikannya obat-obatan.

“Perawatan medis dimulai dengan mengurangi bengkaknya dengan dekongestan kemudian diberi steroid. Secara bertahap kista (telur cacing pita) diobati dengan menggunakan terapi anthelmintik dengan albendazole," ujar Gupta.

Setelah beberapa hari melewati proses perawatan di rumah sakit yang cukup panjang, akhirnya kabar baik pun terdengar. Orangtua gadis itu mengatakan bahwa kesehatan putri mereka sudah pulih kembali. Ia pun mengungkapkan bahwa putri mereka sudah kembali ke sekolah.

“Kami sama sekali tidak tahu bahwa putri kami yang sehat dan ceria bisa mendapatkan penyakit yang mengerikan seperti itu. Tapi saya pikir kami sangat beruntung Ia mendapatkan perawatan tepat,” pungkas ayahnya.




Nah untuk pembaca Im4j1ner sekalian, kejadian yang dialami gadis yang diberitakan di atas, sebaiknya kita ambil pelajarannya. Yaitu kita jangan sembarangan memakan makanan. Kita harus perhatikan dulu makanan yang akan kita makan. Biar tidak terinfeksi cacing pita seperti gadis tadi. Semoga bermanfaat...

Sungguh Memprihatinkan! 100 Telur Cacing Pita Bersarang Didalam Otak Gadis Kecil Ini


Penting sekali untuk kita teliti dalam hal memilih makanan. Selain untuk menjaga agar tubuh tetap sehat, juga agar menghindari hal-hal yang tidak di inginkan. Seperti infeksi cacing pita yang dialami gadis kecil dari India ini misalnya. 


Gadis yang tidak di sebutkan namanya ini, awalnya mengeluhkan sakit kepala yang luar biasa. Hingga ia konsultasi dengan dokter dan mendapat pemeriksaan. Hasil yang mengejutkan pun terjadi. Dokter menyebutkan bahwa di dalam otaknya bersarang 100 telur cacing pita.

Yang lebih memprihatinkan nya lagi, bukan hanya sakit kepala saja! Ia bahkan mengalami serangan epilepsi (gangguan ketika aktivitas sel saraf di otak terganggu, yang menyebabkan kejang) atau yang biasa kita sebut 'ayan'.

Para dokter di Fortis Hospital di New Delhi, India, juga mengatakan bahwa telur cacing masuk ke dalam otak gadis itu melalui aliran darah, sehingga menyebabkan pembengkakan besar.

Itulah alasannya saat dirawat di rumah sakit, ia hampir tidak sadarkan diri.

"Pemindaian di otaknya menunjukkan lebih dari 100 titik putih terbentuk, karena telur cacing pita. Ketika telur mencapai otak melalui sistem saraf, mereka menyebabkan neurocysticercosis, yang ditandai dengan sakit kepala yang parah, serangan epilepsi dan kebingungan," ungkap Dr. Praveen Gupta, direktur neurologi di Fortis Hospital, seperti yang dikutip dari suara.com dari nypost.com (26/7/2018).

Gupta menambahkan, bahwa infeksi cacing pita biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi dengan parasit.

"Jika Anda menelan telur cacing pita tertentu, mereka dapat bermigrasi ke luar usus Anda dan membentuk kumpulan telur menyerupai tumor di jaringan tubuh dan organ. Ketika Anda menelan telur cacing pita, mereka akan berkembang menjadi cacing pita dewasa di usus Anda,"

Dilain pihak, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengungkapkan, penyebab yang mungkin  sedang di alami gadis ini ialah Taenia solium atau juga dikenal sebagai 'cacing pita babi', yang mana biasanya disebabkan oleh konsumsi daging mentah atau setengah matang.

"Infeksi dengan cacing pita T. solium dapat mengakibatkan cysticercosis, yang dapat menjadi penyakit yang sangat serius seperti kejang dan kerusakan otot atau mata," jelas CDC, masih mengutip suara.com.

Sementara itu yang bisa dilakukan oleh dokter Gupta dan yang lainnya saat ini hanyalah fokus untuk mengurangi pembengkakan otak gadis itu sebelum memberikannya obat-obatan.

“Perawatan medis dimulai dengan mengurangi bengkaknya dengan dekongestan kemudian diberi steroid. Secara bertahap kista (telur cacing pita) diobati dengan menggunakan terapi anthelmintik dengan albendazole," ujar Gupta.

Setelah beberapa hari melewati proses perawatan di rumah sakit yang cukup panjang, akhirnya kabar baik pun terdengar. Orangtua gadis itu mengatakan bahwa kesehatan putri mereka sudah pulih kembali. Ia pun mengungkapkan bahwa putri mereka sudah kembali ke sekolah.

“Kami sama sekali tidak tahu bahwa putri kami yang sehat dan ceria bisa mendapatkan penyakit yang mengerikan seperti itu. Tapi saya pikir kami sangat beruntung Ia mendapatkan perawatan tepat,” pungkas ayahnya.




Nah untuk pembaca Im4j1ner sekalian, kejadian yang dialami gadis yang diberitakan di atas, sebaiknya kita ambil pelajarannya. Yaitu kita jangan sembarangan memakan makanan. Kita harus perhatikan dulu makanan yang akan kita makan. Biar tidak terinfeksi cacing pita seperti gadis tadi. Semoga bermanfaat...

 

No comments

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁