Halaman

    Social Items

Sialan! Gue makan pete malah di ejek. Padahal kan gue lagi diet. "Emang pete bisa buat diet?" Ya bisa, dong! Nggak percaya? Setelah pesan-pesan berikut ini!


Petai atau yang biasa kita panggil pete ini, merupakan sayuran yang sering dipakai untuk lalapan dan juga memiliki bau khas yang sedap. Makanya banyak yang tidak suka dengan sayuran hijau berbentuk agak oval ini.

Walaupun begitu, ternyata petai memiliki sejumlah manfaat yang bagus untuk kesehatan tubuh, loh. Udah gitu bisa untuk program diet lagi.

Bicara soal diet, tentu kamu yang kaum cewek pasti merasa risih kan, bila berat badanmu naik walaupun cuma satu kilo? Dan pastinya galau setengah mati, kayak Belanda mau nyerang Indonesia lagi. Maka dari itu, mau tidak makan petai?

Mengutip dari laman antvklik.com, memakan petai akan membuat rasa kenyang yang lebih lama, sehingga dapat mencegah konsumsi karbohidrat yang berlebihan.

Petai juga dipercaya memiliki kandungan serat tinggi yang sangat baik untuk pencernaan. Selain itu petai juga dapat menetralkan asam lambung serta mengurangi iritasi di dalam lambung.

Selain dapat membuat tubuh lebih langsing, sayuran dengan nama latin Parkia Speciosa ini juga dipercaya memiliki banyak manfaat lain.

Diantaranya, mengatasi Gangguan PMS (Pre Menstrual Syndrome) , menurunkan tekanan darah tinggi, mengurangi kolesterol, dan meredakan depresi.

Percaya atau tidak, setelah memakan petai, seseorang akan merasa rileks dan merasa lebih bahagia. Hal ini di karenakan dalam petai mengandung trytophan, protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. 

Inilah yang membuat orang menjadi rileks memperbaiki mood dan membuat seseorang lebih bahagia. Kandungan vitamin B6 yang ditaur kadar gula darah inilah yang dapat membantu memperbaiki mood.

Yang lebih hebatnya lagi, menurut riset dalam The New England Journal of Medicine, makan petai sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan risiko kematian karena stroke sampai 40%.

Dibandingkan dengan apel, petai memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya. (Sumber: liputan6.com)

Namun harus di ingat! Memakan petai dengan berlebihan pun tidak baik! Karena tingginya kandungan asam amino di dalam petai, jika dikonsumsi secara berlebihan dikhawatirkan bisa menyebabkan kerusakan pada organ ginjal. (sumber: doktersehat.com)

Jadi, masih nggak mau makan petai?

Sejumlah Manfaat Petai Untuk Kesehatan Bisa Untuk Diet Juga, Loh!

Sialan! Gue makan pete malah di ejek. Padahal kan gue lagi diet. "Emang pete bisa buat diet?" Ya bisa, dong! Nggak percaya? Setelah pesan-pesan berikut ini!


Petai atau yang biasa kita panggil pete ini, merupakan sayuran yang sering dipakai untuk lalapan dan juga memiliki bau khas yang sedap. Makanya banyak yang tidak suka dengan sayuran hijau berbentuk agak oval ini.

Walaupun begitu, ternyata petai memiliki sejumlah manfaat yang bagus untuk kesehatan tubuh, loh. Udah gitu bisa untuk program diet lagi.

Bicara soal diet, tentu kamu yang kaum cewek pasti merasa risih kan, bila berat badanmu naik walaupun cuma satu kilo? Dan pastinya galau setengah mati, kayak Belanda mau nyerang Indonesia lagi. Maka dari itu, mau tidak makan petai?

Mengutip dari laman antvklik.com, memakan petai akan membuat rasa kenyang yang lebih lama, sehingga dapat mencegah konsumsi karbohidrat yang berlebihan.

Petai juga dipercaya memiliki kandungan serat tinggi yang sangat baik untuk pencernaan. Selain itu petai juga dapat menetralkan asam lambung serta mengurangi iritasi di dalam lambung.

Selain dapat membuat tubuh lebih langsing, sayuran dengan nama latin Parkia Speciosa ini juga dipercaya memiliki banyak manfaat lain.

Diantaranya, mengatasi Gangguan PMS (Pre Menstrual Syndrome) , menurunkan tekanan darah tinggi, mengurangi kolesterol, dan meredakan depresi.

Percaya atau tidak, setelah memakan petai, seseorang akan merasa rileks dan merasa lebih bahagia. Hal ini di karenakan dalam petai mengandung trytophan, protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. 

Inilah yang membuat orang menjadi rileks memperbaiki mood dan membuat seseorang lebih bahagia. Kandungan vitamin B6 yang ditaur kadar gula darah inilah yang dapat membantu memperbaiki mood.

Yang lebih hebatnya lagi, menurut riset dalam The New England Journal of Medicine, makan petai sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan risiko kematian karena stroke sampai 40%.

Dibandingkan dengan apel, petai memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya. (Sumber: liputan6.com)

Namun harus di ingat! Memakan petai dengan berlebihan pun tidak baik! Karena tingginya kandungan asam amino di dalam petai, jika dikonsumsi secara berlebihan dikhawatirkan bisa menyebabkan kerusakan pada organ ginjal. (sumber: doktersehat.com)

Jadi, masih nggak mau makan petai?

 

No comments

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁