Halaman

    Social Items


Hewan merupakan salah satu makhluk hidup yang memiliki beberapa jenis, dengan nama yang berbeda-beda bahkan habitatnya pun berbeda-beda. Ada yang di air, di darat, dan di udara.


Layaknya manusia, hewan juga sudah ada sejak jaman dahulu kala. Bahkan konon, hewan lebih dulu berada di bumi, sebelum manusia pertama yaitu nabi Adam di turunkan ke bumi (hanya Tuhan yang tahu).

Yang jelas, itu artinya ada banyak sekali hewan purba kala yang hidup pada zaman dahulu kala, yang tidak bisa kita temui di zaman sekarang.

Mungkin masih ada beberapa, dan tentunya dengan bentuk fisik yang berubah (berevolusi). Namun ternyata ada juga loh, hewan zaman dahulu dengan fisik yang mungkin terbilang masih tetap sama. Tapi bukan itu yang kita bahas di postingan ini.

Yang akan kita bahas kali ini adalah, tentang 4 hewan zaman dulu yang punah akibat perbuatan manusia. Tapi zaman dulunya bukan zamannya dinosaurus, ya!

Merangkum dari laman intisari-online.com, dari grid.id (24/72018), berikut 4 hewan yang punah akibat perbuatan manusia.

1. Quangga


Quangga merupakan hewan yang mirip dengan zebra. Bahkan ada yang bilang bahwa hewan ini adalah kerabatnya zebra. Quangga sendiri diketahui telah punah lebih dari 100 tahun yang lalu.

Sedikit informasi, nama Quangga berasal dari bahasa Khoikhoi yang berarti zebra dan suaranya menyerupai Quangga.

Quangga juga merekam subspesies zebra biasa yang dahulu dapat ditemui dengan mudah di provinsi Cape, Afrika Selatan dan Selatan negara bagian Orange Free.

Walaupun terbilang memiliki garis-garis seperti zebra. Pada kenyataannya garis yang dimilki quangga hanya muncul setengah bagian di tubuh mereka, dan sisanya berwarna coklat kuda.

Akhir dari zaman quangga adalah pada tahun 1880. Dimana satu-satunya Quangga yang tersisa telah dibunuh oleh penghuni pemukiman Eropa di Afrika Selatan.
Sungguh malang sekali, ya?

2. Tasmania Tiger



Tasmania Tiger punah pada tahun 1936, di Pulau Tasmania, Selatan Australia.

Alasan mereka punah lantaran diburu oleh para pendatang dari Eropa, karena dianggap menganggu hewan ternak mereka.

Sedikit informasi, Tasmania Tiger dikenal dengan nama Thylacine, hewan ini merupakan jenis karnivora terbesar di zaman modern.

Macan ini berasal dari daratan Australia dan New Guinea, yang di anggap punah sejak abad 20.

3. Great aux atau Auk Raksasa


Punah pada tahun 1884 akibat diburu oleh manusia. Auk raksasa sebelumnya dapat kita temukan di wilayah Greenland, Inggris, Iceland, Norwegia, Irlandia, dan Kanada Timur.

Auk raksasa merupakan satu-satunya spesies penguin jenis burung yang tidak bisa terbang.

Dengan tinggi tubuh mencapai 75 cm dan berat 5 kg, auk raksasa adalah auk terbesar yang pernah ada.

Ciri-cirinya memiliki bulu putih dan hitam, mengkilap seperti berlapis kaca.

Informasi pentingnya, setelah punah, burung dengan ciri-ciri mirip seperti yang disebutkan di atas kembali ditemukan oleh seorang penjelajah di Kutub Selatan. Tapi benar tidaknya itu adalah auk, belum ada konfirmasi lebih lanjut. Kalau kamu tahu, komen ya!

4. Pyrenean ibex


Pada tahun 2000, manusia setempat membutuhkan lebih banyak lahan, sehingga mengakibatkan spesies ini perlahan-lahan akhirnya punah.

Pyrenean ibex hidup berkelompok dalam jumlah besar di pegunungan Pyreness, Prancis.

Dan informasi yang harus kamu ingat, adalah Pyrenian Ibex terakhir yang mati bernama Cella.

Walaupun sebelumnya para ilmuwan berhasil mengkloning hewan ini, namun hanya bertahan tujuh menit saja, dan kemudian kloningan Cella mati karena gagal pernapasan. 

Apa yang terlintas di kepala kamu setelah mengetahui punahnya hewan-hewan unik ini? Tulis ya di kolom komentar, dan mari kita berdiskusi.

Inilah Beberapa Hewan Unik Yang Punah Akibat Perbuatan Manusia


Hewan merupakan salah satu makhluk hidup yang memiliki beberapa jenis, dengan nama yang berbeda-beda bahkan habitatnya pun berbeda-beda. Ada yang di air, di darat, dan di udara.


Layaknya manusia, hewan juga sudah ada sejak jaman dahulu kala. Bahkan konon, hewan lebih dulu berada di bumi, sebelum manusia pertama yaitu nabi Adam di turunkan ke bumi (hanya Tuhan yang tahu).

Yang jelas, itu artinya ada banyak sekali hewan purba kala yang hidup pada zaman dahulu kala, yang tidak bisa kita temui di zaman sekarang.

Mungkin masih ada beberapa, dan tentunya dengan bentuk fisik yang berubah (berevolusi). Namun ternyata ada juga loh, hewan zaman dahulu dengan fisik yang mungkin terbilang masih tetap sama. Tapi bukan itu yang kita bahas di postingan ini.

Yang akan kita bahas kali ini adalah, tentang 4 hewan zaman dulu yang punah akibat perbuatan manusia. Tapi zaman dulunya bukan zamannya dinosaurus, ya!

Merangkum dari laman intisari-online.com, dari grid.id (24/72018), berikut 4 hewan yang punah akibat perbuatan manusia.

1. Quangga


Quangga merupakan hewan yang mirip dengan zebra. Bahkan ada yang bilang bahwa hewan ini adalah kerabatnya zebra. Quangga sendiri diketahui telah punah lebih dari 100 tahun yang lalu.

Sedikit informasi, nama Quangga berasal dari bahasa Khoikhoi yang berarti zebra dan suaranya menyerupai Quangga.

Quangga juga merekam subspesies zebra biasa yang dahulu dapat ditemui dengan mudah di provinsi Cape, Afrika Selatan dan Selatan negara bagian Orange Free.

Walaupun terbilang memiliki garis-garis seperti zebra. Pada kenyataannya garis yang dimilki quangga hanya muncul setengah bagian di tubuh mereka, dan sisanya berwarna coklat kuda.

Akhir dari zaman quangga adalah pada tahun 1880. Dimana satu-satunya Quangga yang tersisa telah dibunuh oleh penghuni pemukiman Eropa di Afrika Selatan.
Sungguh malang sekali, ya?

2. Tasmania Tiger



Tasmania Tiger punah pada tahun 1936, di Pulau Tasmania, Selatan Australia.

Alasan mereka punah lantaran diburu oleh para pendatang dari Eropa, karena dianggap menganggu hewan ternak mereka.

Sedikit informasi, Tasmania Tiger dikenal dengan nama Thylacine, hewan ini merupakan jenis karnivora terbesar di zaman modern.

Macan ini berasal dari daratan Australia dan New Guinea, yang di anggap punah sejak abad 20.

3. Great aux atau Auk Raksasa


Punah pada tahun 1884 akibat diburu oleh manusia. Auk raksasa sebelumnya dapat kita temukan di wilayah Greenland, Inggris, Iceland, Norwegia, Irlandia, dan Kanada Timur.

Auk raksasa merupakan satu-satunya spesies penguin jenis burung yang tidak bisa terbang.

Dengan tinggi tubuh mencapai 75 cm dan berat 5 kg, auk raksasa adalah auk terbesar yang pernah ada.

Ciri-cirinya memiliki bulu putih dan hitam, mengkilap seperti berlapis kaca.

Informasi pentingnya, setelah punah, burung dengan ciri-ciri mirip seperti yang disebutkan di atas kembali ditemukan oleh seorang penjelajah di Kutub Selatan. Tapi benar tidaknya itu adalah auk, belum ada konfirmasi lebih lanjut. Kalau kamu tahu, komen ya!

4. Pyrenean ibex


Pada tahun 2000, manusia setempat membutuhkan lebih banyak lahan, sehingga mengakibatkan spesies ini perlahan-lahan akhirnya punah.

Pyrenean ibex hidup berkelompok dalam jumlah besar di pegunungan Pyreness, Prancis.

Dan informasi yang harus kamu ingat, adalah Pyrenian Ibex terakhir yang mati bernama Cella.

Walaupun sebelumnya para ilmuwan berhasil mengkloning hewan ini, namun hanya bertahan tujuh menit saja, dan kemudian kloningan Cella mati karena gagal pernapasan. 

Apa yang terlintas di kepala kamu setelah mengetahui punahnya hewan-hewan unik ini? Tulis ya di kolom komentar, dan mari kita berdiskusi.

 

No comments

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁