Halaman

    Social Items

Banyak orang yang menganggap bahwa diabetes itu di sebabkan oleh makanan serta gaya hidup yang kurang sehat, yang mengakibatkan kadar gula naik secara berlebihan. Namun, belakangan ini para peneliti mengklaim bahwa polusi udara juga berpotensi menjadi penyebab seseorang mengidap diabetes. Bagaimana bisa? Setelah pesan-pesan berikut ini!


Ya halo pembaca! Kembali lagi di laman kesehatan Im4j1ner. Topik yang kita bahas kali ini adalah mengenai polusi udara yang dapat menyebabkan diabetes. Mungkin kedengarannya cukup aneh dan tidak masuk akal, ya? Tapi ternyata ini bukanlah kabar burung semata.

Mengintip laman Okezone, baru-baru ini sebuah penelitian mengaitkan masalah polusi udara di luar ruangan, walaupun tidak terlalu berbahaya bagi kesehatan tetapi dapat meningkatkan risiko diabetes secara global.

"Penelitian kami menunjukkan hubungan yang signifikan antara polusi udara dan diabetes secara global," kata Penulis Senior Studi di Washington University Ziyad Al-Aly, melansir Sciencedaily, Senin (2/7/2018).

Sedangkan kita tahu bahwa diabetes merupakan penyakit yang pertumbuhannya begitu cepat. Dan sudah ada sekitar 420 juta orang di seluruh dunia, yang divonis mengidap penyakit gula darah tersebut.

Adapun penyebab umum seseorang menderita diabetes adalah karena gaya hidup yang kurang sehat, seperti memakan makanan yang dapat menyebabkan gula darah naik serta kurangnya olahraga secara rutin, dan masih banyak lagi.

Dan sekarang yang sedang hangat di perbincangkan adalah polusi udara yang berkaitan dengan penyebab terjadinya diabetes. Jika ini memang benar, maka kita harus lebih hati-hati untuk kedepannya.

Lantas, bagaimana caranya kita mengetahui polusi udara yang menyebabkan diabetes?

Masih mengutip laman Okezone, dalam kasus ini, untuk mengevaluasi polusi udara di luar ruangan, para peneliti melihat partikel, debu mikroskopis, kotoran, asap, hingga tetesan cairan di udara.

Hal tersebut di terapkan karena pada hasil penelitian sebelumnya, mereka telah menemukan bahwa partikel semacam itu dapat memasuki paru-paru dan menyerang aliran darah. Yang kemudian berkontribusi pada kondisi kesehatan utama, seperti penyakit jantung, stroke, kanker dan penyakit ginjal.

Pada diabetes, polusi udara itu dianggap mengurangi produksi insulin dan memicu peradangan.

Selain itu, juga mencegah tubuh kita mengubah glukosa darah menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan.

Bila di data secara keseluruhan, mereka memperkirakan bahwa polusi berperan penting terhadap 3,2 juta kasus diabetes baru secara global pada tahun 2016. Dan diperkirakan pula sebanyak 8,2 juta jiwa menderita diabetes karena paparan polusi udara.

Bila melihat dari data di atas, tentunya ini sudah tidak bisa di sangkal lagi, kan? Maksudnya adalah, bahwa polusi udara termasuk salah satu penyebab diabetes itu benar adanya.

Nah di samping itu, para peneliti juga mengungkapkan negara seperti apa saja yang berpotensi terkena diabetes udara. Yaitu negara-negara yang berpenghasilan rendah, seperti India.

Selain itu juga beberapa negara yang memiliki paparan polusi udara tinggi seperti Afghanistan, Papua Nugini dan Guyana, juga berpotensi terkena diabetes udara.

Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Jika seperti ini, sebelum Indonesia juga termasuk negara didalamnya, yuk kita buat negara kita ini terhindar dari polusi udara liar yang menyebabkan bahaya kesehatan. Karena bukan hanya diabetes saja, penyakit lain juga bisa di sebabkan oleh polusi udara. Ya walaupun susah, paling tidak biasakan diri untuk hidup bersih di mulai dari rumah kita sendiri.

Hati-hati! Polusi Udara Ternyata Bisa Picu Diabetes Juga, Loh!

Banyak orang yang menganggap bahwa diabetes itu di sebabkan oleh makanan serta gaya hidup yang kurang sehat, yang mengakibatkan kadar gula naik secara berlebihan. Namun, belakangan ini para peneliti mengklaim bahwa polusi udara juga berpotensi menjadi penyebab seseorang mengidap diabetes. Bagaimana bisa? Setelah pesan-pesan berikut ini!


Ya halo pembaca! Kembali lagi di laman kesehatan Im4j1ner. Topik yang kita bahas kali ini adalah mengenai polusi udara yang dapat menyebabkan diabetes. Mungkin kedengarannya cukup aneh dan tidak masuk akal, ya? Tapi ternyata ini bukanlah kabar burung semata.

Mengintip laman Okezone, baru-baru ini sebuah penelitian mengaitkan masalah polusi udara di luar ruangan, walaupun tidak terlalu berbahaya bagi kesehatan tetapi dapat meningkatkan risiko diabetes secara global.

"Penelitian kami menunjukkan hubungan yang signifikan antara polusi udara dan diabetes secara global," kata Penulis Senior Studi di Washington University Ziyad Al-Aly, melansir Sciencedaily, Senin (2/7/2018).

Sedangkan kita tahu bahwa diabetes merupakan penyakit yang pertumbuhannya begitu cepat. Dan sudah ada sekitar 420 juta orang di seluruh dunia, yang divonis mengidap penyakit gula darah tersebut.

Adapun penyebab umum seseorang menderita diabetes adalah karena gaya hidup yang kurang sehat, seperti memakan makanan yang dapat menyebabkan gula darah naik serta kurangnya olahraga secara rutin, dan masih banyak lagi.

Dan sekarang yang sedang hangat di perbincangkan adalah polusi udara yang berkaitan dengan penyebab terjadinya diabetes. Jika ini memang benar, maka kita harus lebih hati-hati untuk kedepannya.

Lantas, bagaimana caranya kita mengetahui polusi udara yang menyebabkan diabetes?

Masih mengutip laman Okezone, dalam kasus ini, untuk mengevaluasi polusi udara di luar ruangan, para peneliti melihat partikel, debu mikroskopis, kotoran, asap, hingga tetesan cairan di udara.

Hal tersebut di terapkan karena pada hasil penelitian sebelumnya, mereka telah menemukan bahwa partikel semacam itu dapat memasuki paru-paru dan menyerang aliran darah. Yang kemudian berkontribusi pada kondisi kesehatan utama, seperti penyakit jantung, stroke, kanker dan penyakit ginjal.

Pada diabetes, polusi udara itu dianggap mengurangi produksi insulin dan memicu peradangan.

Selain itu, juga mencegah tubuh kita mengubah glukosa darah menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan.

Bila di data secara keseluruhan, mereka memperkirakan bahwa polusi berperan penting terhadap 3,2 juta kasus diabetes baru secara global pada tahun 2016. Dan diperkirakan pula sebanyak 8,2 juta jiwa menderita diabetes karena paparan polusi udara.

Bila melihat dari data di atas, tentunya ini sudah tidak bisa di sangkal lagi, kan? Maksudnya adalah, bahwa polusi udara termasuk salah satu penyebab diabetes itu benar adanya.

Nah di samping itu, para peneliti juga mengungkapkan negara seperti apa saja yang berpotensi terkena diabetes udara. Yaitu negara-negara yang berpenghasilan rendah, seperti India.

Selain itu juga beberapa negara yang memiliki paparan polusi udara tinggi seperti Afghanistan, Papua Nugini dan Guyana, juga berpotensi terkena diabetes udara.

Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Jika seperti ini, sebelum Indonesia juga termasuk negara didalamnya, yuk kita buat negara kita ini terhindar dari polusi udara liar yang menyebabkan bahaya kesehatan. Karena bukan hanya diabetes saja, penyakit lain juga bisa di sebabkan oleh polusi udara. Ya walaupun susah, paling tidak biasakan diri untuk hidup bersih di mulai dari rumah kita sendiri.

 

No comments

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁