Halaman

    Social Items


Ini adalah sebuah kejadian yang aneh tapi nyata. Dan mungkin sebagian dari kamu mengira bahwa ini rekayasa atau semacamnya. Tapi ini adalah fakta! Fakta bahwa memang ada manusia yang bermuka dua.


Bermuka dua yang dimaksud bukan bermuka dua seperti mantan kamu, tapi benar-benar memiliki dua wajah. Heran, kan?

Edward Mordake, seorang anak keturunan bangsawan Inggris lahir di kisaran abad ke-19, memiiki kepala yang tak biasa dari orang pada umumnya. Dimana pada bagian belakang kepalanya terdapat wajah yang serupa wajah seorang pria.

Mungkin wajah keduanya ini terlihat lebih kecil di banding dengan wajah pertamanya, dan juga terlihat murung. Meski begitu, bentuk wajah keduanya benar-benar jelas di pandang, bahkan ada yang bilang suka berganti ekspresi.

Mengutip Intisari-Online.com (14/07/2018), wajah bagian belakang Edward ini tidak bisa bicara layaknya wajah bagian depannya. Walau begitu, setiap malam Edward seperti mendengar sebuah suara yang di bisikkan kepadanya. Ia menduga bahwa suara itu adalah suara dari wajah keduanya.

Di belakang kondisi yang di alaminya, Edward merupakan seorang putra terpelajar dan juga pandai bermain musik.
Namun karena fisiknya itu, ia merasa malu dan memilih untuk mengasingkan dirinya.

Para dokter tidak mengetahui apa penyebab wajah Edward seperti itu. Karena kedokteran pada jaman itu, belum secanggih jaman sekarang.

Sebenarnya, Edward sudah meminta kepada dokter hingga ahli nujum untuk menghilangkan wajah belakangnya. Namun dokter menolak permintaan Edward, dengan alasan nyawa lah yang menjadi taruhan.

Sedangkan alasan para ahli nujum, mereka takut bahwa itu adalah muka jelmaan iblis.

Tak puas dengan itu, Edward pun mencoba meminum berbagai ramuan dengan harapan wajah keduanya itu dapat hilang. Namun tetap saja sia-sia. Akibatnya, ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya di usia 23 tahun.

Sebelum ia meninggal, ia menuliskan sebuah surat wasiat. Dalam isi surat itu tertulis permintaan bahwa setelah dirinya meninggal, ia ingin wajah keduanya itu di hilangkan dengan cara apapun.

"Aku khawatir wajah itu akan terus membisikkan hal-hal seram dan menganggu peristirahatanku yang tenang," katanya dalam surat. Mengutip Intisari-Online.com

Kisah Edward kini dijadikan sebuah film American Horrror Story. Walau banyak orang yang tidak percaya dengan cerita tersebut, tapi faktanya kondisi seperti Edward itu mungkin benar adanya.

Kondisi itu disebut dengan syndrom diprosopus. Dimana penderitanya mungkin memiliki fitur wajah tambahan seperti dua hidung atau tiga telinga karena embrio yang berkembang saat masih janin tidak sempurna.

Sangat jarang penderita diprosopus yang memiliki duplikasi wajah nyaris sempurna seperti Mordake. Maka dari itu banyak yang tidak percaya.

Nah, jika saja Edward hidup di abad ke-21, mungkin kondisinya itu bisa di atasi.

Gimana pendapatmu dengan artikel ini? Tulis di kolom komentar, ya!

Fakta Edward Mordake Manusia Bermuka Dua Sungguhan


Ini adalah sebuah kejadian yang aneh tapi nyata. Dan mungkin sebagian dari kamu mengira bahwa ini rekayasa atau semacamnya. Tapi ini adalah fakta! Fakta bahwa memang ada manusia yang bermuka dua.


Bermuka dua yang dimaksud bukan bermuka dua seperti mantan kamu, tapi benar-benar memiliki dua wajah. Heran, kan?

Edward Mordake, seorang anak keturunan bangsawan Inggris lahir di kisaran abad ke-19, memiiki kepala yang tak biasa dari orang pada umumnya. Dimana pada bagian belakang kepalanya terdapat wajah yang serupa wajah seorang pria.

Mungkin wajah keduanya ini terlihat lebih kecil di banding dengan wajah pertamanya, dan juga terlihat murung. Meski begitu, bentuk wajah keduanya benar-benar jelas di pandang, bahkan ada yang bilang suka berganti ekspresi.

Mengutip Intisari-Online.com (14/07/2018), wajah bagian belakang Edward ini tidak bisa bicara layaknya wajah bagian depannya. Walau begitu, setiap malam Edward seperti mendengar sebuah suara yang di bisikkan kepadanya. Ia menduga bahwa suara itu adalah suara dari wajah keduanya.

Di belakang kondisi yang di alaminya, Edward merupakan seorang putra terpelajar dan juga pandai bermain musik.
Namun karena fisiknya itu, ia merasa malu dan memilih untuk mengasingkan dirinya.

Para dokter tidak mengetahui apa penyebab wajah Edward seperti itu. Karena kedokteran pada jaman itu, belum secanggih jaman sekarang.

Sebenarnya, Edward sudah meminta kepada dokter hingga ahli nujum untuk menghilangkan wajah belakangnya. Namun dokter menolak permintaan Edward, dengan alasan nyawa lah yang menjadi taruhan.

Sedangkan alasan para ahli nujum, mereka takut bahwa itu adalah muka jelmaan iblis.

Tak puas dengan itu, Edward pun mencoba meminum berbagai ramuan dengan harapan wajah keduanya itu dapat hilang. Namun tetap saja sia-sia. Akibatnya, ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya di usia 23 tahun.

Sebelum ia meninggal, ia menuliskan sebuah surat wasiat. Dalam isi surat itu tertulis permintaan bahwa setelah dirinya meninggal, ia ingin wajah keduanya itu di hilangkan dengan cara apapun.

"Aku khawatir wajah itu akan terus membisikkan hal-hal seram dan menganggu peristirahatanku yang tenang," katanya dalam surat. Mengutip Intisari-Online.com

Kisah Edward kini dijadikan sebuah film American Horrror Story. Walau banyak orang yang tidak percaya dengan cerita tersebut, tapi faktanya kondisi seperti Edward itu mungkin benar adanya.

Kondisi itu disebut dengan syndrom diprosopus. Dimana penderitanya mungkin memiliki fitur wajah tambahan seperti dua hidung atau tiga telinga karena embrio yang berkembang saat masih janin tidak sempurna.

Sangat jarang penderita diprosopus yang memiliki duplikasi wajah nyaris sempurna seperti Mordake. Maka dari itu banyak yang tidak percaya.

Nah, jika saja Edward hidup di abad ke-21, mungkin kondisinya itu bisa di atasi.

Gimana pendapatmu dengan artikel ini? Tulis di kolom komentar, ya!

 

No comments

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁