Halaman

    Social Items


Terkadang, nasi sisa pagi atau kemarin, masih sering kita panaskan kembali. Alasannya karena "beras mahal, kalau di buang sayang, lagian kan rasanya juga masih enak." Tapi, apakah itu baik untuk kesehatan?


Melansir laman express.co.uk, memanaskan nasi sisa kemarin bukanlah sesuatu yang sepenuhnya buruk, namun cara penyimpanan nasi sebelum dipanaskan itulah yang justru dapat mendatangkan masalah bagi kesehatan.

Menurut NHS dan Food Standards Agency, nasi yang berasal dari beras putih cenderung mengandung bakteri bernama Bacillus cereus. Bakteri ini akan berkembang cepat jika dibiarkan bermanifestasi.

Diketahui, bakteri Bacillus cereus, hidup pada nasi yang sudah matang dan akan menghasilkan racun di dalamnya.

Racun itu kemudian akan menyebabkan diare atau muntah-muntah. 
Lalu bakteri tersebut kemudian  berkembang cepat dalam nasi yang disimpan dalam suhu ruangan setelah dimasak. Apalagi jika nasi tidak disimpan dalam lemari pendingin, maka bakteri tersebut akan semakin cepat bereproduksi.

Cara yang baik, simpanlah nasi dalam lemari pendingin setelah dimasak dan jangan biarkan nasi terlalu lama berada di suhu ruangan, supaya dapat menahan perkembangbiakan bakteri tersebut.

Tapi, jika kamu terpaksa ingin memanaskan nasi sisa kemarin, lebih baik pastikan nasi sampai mengepul dengan suhu benar-benar tinggi, sehingga kondisi nasi sama seperti baru dimasak.

Jika tekstur nasi sudah berair, lengket, dan berbau, sebaiknya jangan dikonsumsi lagi.

Bolehkah Memanaskan Kembali Nasi Sisa Kemarin?


Terkadang, nasi sisa pagi atau kemarin, masih sering kita panaskan kembali. Alasannya karena "beras mahal, kalau di buang sayang, lagian kan rasanya juga masih enak." Tapi, apakah itu baik untuk kesehatan?


Melansir laman express.co.uk, memanaskan nasi sisa kemarin bukanlah sesuatu yang sepenuhnya buruk, namun cara penyimpanan nasi sebelum dipanaskan itulah yang justru dapat mendatangkan masalah bagi kesehatan.

Menurut NHS dan Food Standards Agency, nasi yang berasal dari beras putih cenderung mengandung bakteri bernama Bacillus cereus. Bakteri ini akan berkembang cepat jika dibiarkan bermanifestasi.

Diketahui, bakteri Bacillus cereus, hidup pada nasi yang sudah matang dan akan menghasilkan racun di dalamnya.

Racun itu kemudian akan menyebabkan diare atau muntah-muntah. 
Lalu bakteri tersebut kemudian  berkembang cepat dalam nasi yang disimpan dalam suhu ruangan setelah dimasak. Apalagi jika nasi tidak disimpan dalam lemari pendingin, maka bakteri tersebut akan semakin cepat bereproduksi.

Cara yang baik, simpanlah nasi dalam lemari pendingin setelah dimasak dan jangan biarkan nasi terlalu lama berada di suhu ruangan, supaya dapat menahan perkembangbiakan bakteri tersebut.

Tapi, jika kamu terpaksa ingin memanaskan nasi sisa kemarin, lebih baik pastikan nasi sampai mengepul dengan suhu benar-benar tinggi, sehingga kondisi nasi sama seperti baru dimasak.

Jika tekstur nasi sudah berair, lengket, dan berbau, sebaiknya jangan dikonsumsi lagi.

 

No comments

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁