Halaman

    Social Items


Kusta, kusta, dan kusta. Seringkali kita mendengar tentang penyakit ini. Tapi apakah kamu tahu apa itu penyakit kusta? Kalau tidak, izinkan Im4j1ner membahasnya untuk kamu. Setelah pesan-pesan berikut ini!

Kusta

Ya halo pembaca! Semoga kesehatan terus menyertai kamu semua, ya! Nah pada kesempatan kali ini Im4j1ner datang dengan membawa sebuah informasi yang cukup penting untuk kamu ketahui. Dimana informasi ini adalah tentang penyakit kusta.

Tentu kita sudah sering mendengar kan, tentang penyakit ini? Tapi walaupun sudah sering mendengar, kebanyakan dari kita tidak mengenal baik tentang penyakit kusta. Ya mungkin tahunnya cuma penyakit kulit saja.

Memang benar! Kusta adalah penyakit kulit. Tapi untuk gejala dan penyebabnya, apakah kamu tahu? Tentu tidak, kan? Makanya kamu membaca artikel ini. Kalaupun tahu, ya mungkin kamu nanti bisa mengoreksi bila ada yang salah dari tulisan saya ini.

Ya mungkin kita langsung saja yuk, ke inti pembahasan kita!

Apa Itu Penyakit Kusta?

Penyakit kusta, atau dikenal juga dengan nama lepra atau penyakit Hansen, merupakan penyakit yang menyerang kulit, sistem saraf perifer, selaput lendir pada saluran pernapasan atas, serta mata.

Penyakit ini bisa menyebabkan luka pada kulit, kerusakan saraf, melemahnya otot, dan mati rasa. Begitulah yang tercatat di laman Alodokter.

Di Indonesia sendiri, penyakit kusta tidak bisa di abaikan begitu saja! Mengingat Indonesia adalah negara nomer 3 yang menderita kusta paling banyak, setelah India dan Brasil.

Makanya, di wilayah Tangerang terdapat rumah sakit khusus kusta. Dengan begitu, dapat kita simpulkan bahwa kusta adalah salah satu penyakit yang serius dan tidak boleh di anggap sepele.

Jadi, kalau kamu bertemu dengan orang yang menderita penyakit kusta, jangan pernah mengejek mereka, ya! Lebih baik kamu sarankan dia untuk mendatangi rumah sakit khusus kusta tersebut. Biar mendapat penanganan lebih lanjut.

Lalu, seperti apa gejala yang di timbulkan oleh penyakit kusta?

Gejala Kusta

Adapun beberapa gejalanya sebagai berikut:
  • Mati rasa, baik sensasi terhadap perubahan suhu, sentuhan, tekanan ataupun rasa sakit.
  • Muncul lesi pucat dan menebal pada kulit.
  • Muncul luka tapi tidak terasa sakit.
  • Pembesaran saraf yang biasanya terjadi di siku dan lutut.
  • Kelemahan otot sampai kelumpuhan, terutama otot kaki dan tangan.
  • Kehilangan alis dan bulu mata.
  • Mata menjadi kering dan jarang mengedip, serta dapat menimbulkan kebutaan.
  • Hilangnya jari jemari.
  • Kerusakan pada hidung yang dapat menimbulkan mimisan, hidung tersumbat, atau kehilangan tulang hidung.

Sebenarnya, gejala maupun tanda kusta tidak begitu jelas dan berjalan sangat lambat. Bahkan, gejala kusta bisa muncul setelah 20 tahun kemudian.
Jadi, jika kamu mengalami salah satu gejala di atas, di mohon agar segera memeriksanya ke dokter. Jangan di biarkan!

Lantas, apa yang menjadi penyebab kusta?

Kusta sendiri di sebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri ini tumbuh pesat pada bagian tubuh yang bersuhu lebih dingin seperti tangan, wajah, kaki, dan lutut.

Proses perkembangan bakteri tersebut di dalam tubuh, memerlukan waktu 6 bulan hingga 40 tahun. Sedangkan tanda dan gejala kusta bisa  muncul 1 hingga 20 tahun setelah bakteri menginfeksi tubuh penderita.

Bila di lihat dari gejalanya, kusta itu dapat kita bagi menjadi beberapa jenis, loh! Yaitu:

  - Intermediate leprosy
  - Tuberculoid leprosy
  - Borderline tuberculoid leprosy
  - Mid-borderline leprosy
  - Borderline lepromatous leprosy
  - Lepromatous leprosy

Lebih jelasnya, baca di Alodokter

Nah, kalau sudah tahu, jadi jangan sampai dong terkena penyakit kusta. Benar, tidak?
Terus, gimana caranya agar terhindar dari penyakit kusta?

Adapun cara mencegah penyakit lepra atau kusta sebagai berikut:
  • Jaga kebersihan rumah.
  • Hindari penggunaan baju/ handuk/ alat makan atau barang peibadi bersama sama.
  • Hindari kontak fisik lama dengan penderita.
  • Kuatkan daya tahan tubuh dengan olahraga, makan seimbang dan cukup istirahat.

Oh iya, catatan terakhir mengenai penyebaran atau penularan penyakit kusta. Supaya kamu tidak panik duluan!

Mencontek laman Okezone, penyebaran penyakit lepra atau kusta ini menyebar melalui kontak dengan lendir atau getah dari orang yang sudah terinfeksi. Dimana penyebaran lendir ini terjadi ketika orang yang sudah terinfeksi tersebut bersin ataupun batuk.

Dengan kata lain, kamu harus lebih hati-hati jika ada orang yang bersin maupun batuk di dekat kamu. Siapa tahu mereka mempunyai gejala kusta, kan? Tapi ingat! Jangan sampai menyinggung mereka juga. Takutnya malah berantem lagi.

Meski begitu, kamu juga jangan panik dulu! Sebab, penyakit kusta tidaklah bersifat highly contagious (sangat menular).

Penularan kusta terjadi dengan catatan adanya kontak yang berulang kali secara terus-menerus dengan orang yang sudah terinfeksi dan di biarkan saja. Hal inilah yang dapat menyebabkan tertular penyakit kusta.

Jadi, kalau kamu mengalami kontak fisik atau yang di sebutkan penularan di atas secara berulang dengan si penderita, sebaiknya kamu segera periksakan ke dokter terdekat, sebelum terlambat!

Nah, mungkin itu saja pembahasan mengenai kusta pada postingan kali ini. Semoga meskipun cuma sedikit yang bisa Im4j1ner sampaikan, mudah-mudahan bisa bermanfaat. Sampai jumpa....

Yuk Kenali Penyakit Kusta Atau Lepra Gejala Dan Penyebabnya Sejak Awal


Kusta, kusta, dan kusta. Seringkali kita mendengar tentang penyakit ini. Tapi apakah kamu tahu apa itu penyakit kusta? Kalau tidak, izinkan Im4j1ner membahasnya untuk kamu. Setelah pesan-pesan berikut ini!

Kusta

Ya halo pembaca! Semoga kesehatan terus menyertai kamu semua, ya! Nah pada kesempatan kali ini Im4j1ner datang dengan membawa sebuah informasi yang cukup penting untuk kamu ketahui. Dimana informasi ini adalah tentang penyakit kusta.

Tentu kita sudah sering mendengar kan, tentang penyakit ini? Tapi walaupun sudah sering mendengar, kebanyakan dari kita tidak mengenal baik tentang penyakit kusta. Ya mungkin tahunnya cuma penyakit kulit saja.

Memang benar! Kusta adalah penyakit kulit. Tapi untuk gejala dan penyebabnya, apakah kamu tahu? Tentu tidak, kan? Makanya kamu membaca artikel ini. Kalaupun tahu, ya mungkin kamu nanti bisa mengoreksi bila ada yang salah dari tulisan saya ini.

Ya mungkin kita langsung saja yuk, ke inti pembahasan kita!

Apa Itu Penyakit Kusta?

Penyakit kusta, atau dikenal juga dengan nama lepra atau penyakit Hansen, merupakan penyakit yang menyerang kulit, sistem saraf perifer, selaput lendir pada saluran pernapasan atas, serta mata.

Penyakit ini bisa menyebabkan luka pada kulit, kerusakan saraf, melemahnya otot, dan mati rasa. Begitulah yang tercatat di laman Alodokter.

Di Indonesia sendiri, penyakit kusta tidak bisa di abaikan begitu saja! Mengingat Indonesia adalah negara nomer 3 yang menderita kusta paling banyak, setelah India dan Brasil.

Makanya, di wilayah Tangerang terdapat rumah sakit khusus kusta. Dengan begitu, dapat kita simpulkan bahwa kusta adalah salah satu penyakit yang serius dan tidak boleh di anggap sepele.

Jadi, kalau kamu bertemu dengan orang yang menderita penyakit kusta, jangan pernah mengejek mereka, ya! Lebih baik kamu sarankan dia untuk mendatangi rumah sakit khusus kusta tersebut. Biar mendapat penanganan lebih lanjut.

Lalu, seperti apa gejala yang di timbulkan oleh penyakit kusta?

Gejala Kusta

Adapun beberapa gejalanya sebagai berikut:
  • Mati rasa, baik sensasi terhadap perubahan suhu, sentuhan, tekanan ataupun rasa sakit.
  • Muncul lesi pucat dan menebal pada kulit.
  • Muncul luka tapi tidak terasa sakit.
  • Pembesaran saraf yang biasanya terjadi di siku dan lutut.
  • Kelemahan otot sampai kelumpuhan, terutama otot kaki dan tangan.
  • Kehilangan alis dan bulu mata.
  • Mata menjadi kering dan jarang mengedip, serta dapat menimbulkan kebutaan.
  • Hilangnya jari jemari.
  • Kerusakan pada hidung yang dapat menimbulkan mimisan, hidung tersumbat, atau kehilangan tulang hidung.

Sebenarnya, gejala maupun tanda kusta tidak begitu jelas dan berjalan sangat lambat. Bahkan, gejala kusta bisa muncul setelah 20 tahun kemudian.
Jadi, jika kamu mengalami salah satu gejala di atas, di mohon agar segera memeriksanya ke dokter. Jangan di biarkan!

Lantas, apa yang menjadi penyebab kusta?

Kusta sendiri di sebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Bakteri ini tumbuh pesat pada bagian tubuh yang bersuhu lebih dingin seperti tangan, wajah, kaki, dan lutut.

Proses perkembangan bakteri tersebut di dalam tubuh, memerlukan waktu 6 bulan hingga 40 tahun. Sedangkan tanda dan gejala kusta bisa  muncul 1 hingga 20 tahun setelah bakteri menginfeksi tubuh penderita.

Bila di lihat dari gejalanya, kusta itu dapat kita bagi menjadi beberapa jenis, loh! Yaitu:

  - Intermediate leprosy
  - Tuberculoid leprosy
  - Borderline tuberculoid leprosy
  - Mid-borderline leprosy
  - Borderline lepromatous leprosy
  - Lepromatous leprosy

Lebih jelasnya, baca di Alodokter

Nah, kalau sudah tahu, jadi jangan sampai dong terkena penyakit kusta. Benar, tidak?
Terus, gimana caranya agar terhindar dari penyakit kusta?

Adapun cara mencegah penyakit lepra atau kusta sebagai berikut:
  • Jaga kebersihan rumah.
  • Hindari penggunaan baju/ handuk/ alat makan atau barang peibadi bersama sama.
  • Hindari kontak fisik lama dengan penderita.
  • Kuatkan daya tahan tubuh dengan olahraga, makan seimbang dan cukup istirahat.

Oh iya, catatan terakhir mengenai penyebaran atau penularan penyakit kusta. Supaya kamu tidak panik duluan!

Mencontek laman Okezone, penyebaran penyakit lepra atau kusta ini menyebar melalui kontak dengan lendir atau getah dari orang yang sudah terinfeksi. Dimana penyebaran lendir ini terjadi ketika orang yang sudah terinfeksi tersebut bersin ataupun batuk.

Dengan kata lain, kamu harus lebih hati-hati jika ada orang yang bersin maupun batuk di dekat kamu. Siapa tahu mereka mempunyai gejala kusta, kan? Tapi ingat! Jangan sampai menyinggung mereka juga. Takutnya malah berantem lagi.

Meski begitu, kamu juga jangan panik dulu! Sebab, penyakit kusta tidaklah bersifat highly contagious (sangat menular).

Penularan kusta terjadi dengan catatan adanya kontak yang berulang kali secara terus-menerus dengan orang yang sudah terinfeksi dan di biarkan saja. Hal inilah yang dapat menyebabkan tertular penyakit kusta.

Jadi, kalau kamu mengalami kontak fisik atau yang di sebutkan penularan di atas secara berulang dengan si penderita, sebaiknya kamu segera periksakan ke dokter terdekat, sebelum terlambat!

Nah, mungkin itu saja pembahasan mengenai kusta pada postingan kali ini. Semoga meskipun cuma sedikit yang bisa Im4j1ner sampaikan, mudah-mudahan bisa bermanfaat. Sampai jumpa....

 

No comments

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁