Halaman

    Social Items


Ya halo pembaca! Karena sekarang lagi musim mudik dan trafik blog lagi turun, serta mempengaruhi pendapatan iklan AdSense blog ini, jadi saya putuskan untuk membuat artikel baru tentang game Dragon Nest, hihihi.... Setelah pesan-pesan di bawah ini!


Dragon Nest, merupakan game PC buatan Eyedentity yang pada tahun (2018) ini telah resmi di buat versi mobile nya oleh Shanda. Begitu menurut beberapa sumber yang saya baca. Meskipun beda developer, akan tetapi keseruan saat bermain game ini tidaklah berkurang sedikitpun. Begitu kata banyak orang.

Mungkin artikel ini sangat telat dibuat, jika mengingat tanggal peluncuran resminya ini game. Awalnya saya juga ingin langsung menulisnya. Cuman, karena pada saat itu jadwal harian saya di dunia nyata sangat padat (nyari duit) dan juga banyak daftar artikel yang udah lama belum juga di selesaikan, akhirnya baru sekarang saya bisa menulis tentang Dragon Nest versi mobile.

Maka dari itu, disini saya hanya akan bercerita sedikit saja mengenai game ini. Karena mungkin untuk keseluruhannya sudah di ulas tuntas oleh blogger gamer lain di halaman Google yang dapat kamu temukan dengan mudah. Dan terlebih, karena saya sangat tidak pandai untuk mereview sesuatu, jadi saya paling tidak hanya bercerita tentang gimana sensasinya bermain game ini. Dan berikut cerita saya bermain game Dragon Nest versi mobile.

Pertama install

Pada awal-awal kemunculannya, jujur saja saya kurang tertarik untuk mendownload langsung game ini. Alasannya karena, ruang penyimpanan hape saya sudah tidak mencukupi untuk menginstal game lagi, dan juga dugaan saya 'paling, game ini sama seperti game MMORPG lainnya yang ngebosenin'. Akhirnya, saya urungkan niat itu.

Note: jujur! Saya belum pernah mainin versi PC nya. Jadi saya masih asing dengan game ini.

Singkat cerita sayapun mulai penasaran dengan game ini, karena iklannya yang terus-terusan muncul di beberapa channel YouTube yang saya lihat, Facebook saya, blog-blog yang saya kunjungi, serta blog saya juga kadang muncul iklan game ini. Akhirnya, saya pun meng-install game ini, untuk mengobati rasa penasaran saya. Tentunya setelah di suruh oleh teman-teman saya.

Setelahnya, saya buka game ini dan seperti game MMORPG pada umumnya, akan ada scene mengenai latar belakang dari cerita game ini. Sayapun biarkan, karena kesan menarik dari sebuah game MMORPG adalah alur ceritanya.

Kemudian, sayapun mulai menentukan karakter yang saya inginkan sesuai kelas yang saya suka. Namun sayangnya, saya tidak bisa membuat karakter saya sendiri. Ya, agak kecewa sih... Cuman, mau gimana lagi?

Karena menurut saya, jika sebuah game MMORPG yang player nya sangat banyak dari berbagai penjuru dunia, namun hanya di sediakan beberapa karakter saja, maka kurang seru.

Kurang serunya dimana?

Kurang serunya, saat berada di kota atau di suatu tempat yang banyak player nya, itu terkesan kurang berwarna. Jadi saya hanya melihat karakter itu-itu saja. Dan yang pasti yang paling banyak karakternya pasti karakter utama. Jadi terasa agak sedikit mengganggu imajinasi.

Berbeda dengan game MMORPG yang karakternya kita bisa tentukan sendiri, dari mulai gaya rambut, wajah, kulit, mata, dan lain sebagainya seperti Toram Online, maka itu akan terlihat lebih berwarna dengan adanya banyak player di sertai karakter yang berbeda-beda. Saya tuh jadi lebih merasa ikut hidup di dalamnya.

Misalnya, saat saya kembali ke kota yang sudah pasti banyak player yang kumpul, nah di situ saya seperti merasa memang ada didalam kota tersebut. Karena ya, saya melihat karakter yang berbeda-beda. Lain halnya jika karakternya cuma itu-itu saja. Sudah pasti kurang menarik. Itu pendapat saya saja sih.

Tapi mungkin sedikit terobati, karena katanya kita juga bisa membeli karakter baru. Katanya, loh ya! Mohon di bully jika saya salah, biar saya jadi viral 😀.

Gameplay

Setelah menentukan karakter mana yang saya pilih, saya pun mulai di beri panduan mengenai cara memainkan game ini. Well, karena saya pun sering main game kayak gini, jadi mungkin ini tidak perlu, ya? Tapi tetap saya baca, kok. Untuk menghargai pembuatnya yang sudah capek-capek membuat panduan. Dan terlebih, kadang ada fitur yang beda juga yang tidak ada di MMORPG lainnya.

Setelah selesai mengikuti panduan, tanpa menunggu lama-lama lagi, sayapun mulai mengikuti gameplay-nya.

Nah, disinilah kurang menarik lainnya menurut saya.

Apa kurang menarik nya?

Yaitu ternyata setelah kita menyelesaikan suatu misi, nanti kita kembali lagi di kota untuk laporan. Kemudian menjalankan misi lagi, selesai, balik lagi ke kota. Jadi tuh menurut saya nggak open world banget. 

Maka dari itu saat di awal-awal saya ragu untuk meng-install game ini. Karena saya berpendapat ya pasti kayak gini. Yaitu balik lagi ke kota.

Karena bagi saya, pengalaman yang paling berkesan dari game MMORPG adalah kita dengan bebasnya berada di manapun kita inginkan. Seperti halnya game Toram Online.

Kalau kamu belum main game Toram Online, saya sarankan kamu main dulu.

Jadi gambarannya seperti ini, ya. Ketika saya bermain game yang pada deskripsinya ada kata 'open world', maka saya berasumsi bahwa game tersebut mengijinkan saya mengeksplorasi tempat-tempat di manapun yang saya kehendaki, tanpa perlu menunggu misi.

Nah pada Dragon Nest, saya tidak mendapatkan pengalaman tersebut. Saya hanya bisa berada di suatu tempat yang berbeda hanya pada saat menjalani misi saja.

Sedangkan ketika saya bermain game Toram Online, disitu saya benar-benar dimanjakan dengan kata 'open world' nya.

Karena pada game tersebut, saya bisa menjelajah ketempat atau dungeon manapun yang saya suka, meskipun hanya untuk melihat pemandangannya. Dengan kata lain, saya tidak perlu menunggu misi untuk bisa berada di tempat yang berbeda. Dan saya bisa balik ke kota, kapanpun saya mau.

Pendapat ini hanya pendapat pribadi saya saja, ya! Tidak ada maksud untuk menyuruh kamu untuk membenci Dragon Nest dan kemudian maksa kamu untuk install Toram Online. Itu tidak benar! Saya cuma menyampaikan pendapat saya saja. Lagipula, Toram Online juga memiliki kekurangan sendiri, kok.

Story telling

Untuk story telling atau alur cerita dari game ini, menurut saya pribadi cukup seru juga sih. Karena kita disini di suruh untuk menyelamatkan seseorang.

Jadi ceritanya pada suatu hari, ada sekelompok monster jahat yang membuat keributan di sebuah hutan. Dengan maksud tujuan untuk menculik putri Rose. 

Karena kebetulan saya berada di hutan tersebut, jadi saya mencoba untuk menyelamatkannya. Namun sayang, saya hanya bisa menyelamatkan Lily, gadis kecil yang ikut dengan Rose.

Jadi kemungkinan besar, inti dari cerita game ini adalah, kita di suruh untuk menyelamatkan Putri Rose saja. Mungkin....

Yang menarik dari Dragon Nest

Meskipun saya merasa game ini tidak sewow iklan-iklan nya, tapi yang namanya game pasti memiiki daya tarik tersendiri.
Menurut teman saya, nantinya kita bisa bercocok tanam, memancing, bahkan bisa membina rumah tangga dengan player lainnya. 

Ya walaupun pada dasarnya di game MMORPG lainnya juga sudah ada, yang pasti inilah salah satu daya tarik dari game ini.

Kemudian untuk visual grafiknya. Menurut saya pribadi, Dragon Nest memiliki kesan yang colorful. Karena warna-warna seperti rumput, langit dan lain sebagainya itu terlihat sangat cerah dan menyegarkan mata banget. Jadi ya saya cukup terhibur juga, sih.

Coba saja kalau karakternya saya bisa buat sendiri dan benar-benar open world, pasti saya mendapatkan pengalaman yang menakjubkan dari game ini.

Seperti saat menikah, saya nantinya benar-benar merasa menikah seperti di dunia nyata. Karena itu tadi, karakternya yang berbeda-beda. Nanti kalau karakternya sama, bisa-bisa malah ketuker kan dengan pasangan lain? Hihihi...




Ya itulah sedikit cerita saya mengenai pengalaman bermain game Dragon Nest versi mobile. Intinya dari apa yang saya tuliskan di atas, itu hanyalah sebuah opini saya pribadi. Tidak bermaksud menyinggung pihak manapun. 

Jadi, jika kamu memiliki opini yang berbeda, bolehlah untuk berbagai opini kamu di kolom komentar. Sampai jumpa....

Pengalaman Pertama Saya Main Game Dragon Nest Versi Mobile


Ya halo pembaca! Karena sekarang lagi musim mudik dan trafik blog lagi turun, serta mempengaruhi pendapatan iklan AdSense blog ini, jadi saya putuskan untuk membuat artikel baru tentang game Dragon Nest, hihihi.... Setelah pesan-pesan di bawah ini!


Dragon Nest, merupakan game PC buatan Eyedentity yang pada tahun (2018) ini telah resmi di buat versi mobile nya oleh Shanda. Begitu menurut beberapa sumber yang saya baca. Meskipun beda developer, akan tetapi keseruan saat bermain game ini tidaklah berkurang sedikitpun. Begitu kata banyak orang.

Mungkin artikel ini sangat telat dibuat, jika mengingat tanggal peluncuran resminya ini game. Awalnya saya juga ingin langsung menulisnya. Cuman, karena pada saat itu jadwal harian saya di dunia nyata sangat padat (nyari duit) dan juga banyak daftar artikel yang udah lama belum juga di selesaikan, akhirnya baru sekarang saya bisa menulis tentang Dragon Nest versi mobile.

Maka dari itu, disini saya hanya akan bercerita sedikit saja mengenai game ini. Karena mungkin untuk keseluruhannya sudah di ulas tuntas oleh blogger gamer lain di halaman Google yang dapat kamu temukan dengan mudah. Dan terlebih, karena saya sangat tidak pandai untuk mereview sesuatu, jadi saya paling tidak hanya bercerita tentang gimana sensasinya bermain game ini. Dan berikut cerita saya bermain game Dragon Nest versi mobile.

Pertama install

Pada awal-awal kemunculannya, jujur saja saya kurang tertarik untuk mendownload langsung game ini. Alasannya karena, ruang penyimpanan hape saya sudah tidak mencukupi untuk menginstal game lagi, dan juga dugaan saya 'paling, game ini sama seperti game MMORPG lainnya yang ngebosenin'. Akhirnya, saya urungkan niat itu.

Note: jujur! Saya belum pernah mainin versi PC nya. Jadi saya masih asing dengan game ini.

Singkat cerita sayapun mulai penasaran dengan game ini, karena iklannya yang terus-terusan muncul di beberapa channel YouTube yang saya lihat, Facebook saya, blog-blog yang saya kunjungi, serta blog saya juga kadang muncul iklan game ini. Akhirnya, saya pun meng-install game ini, untuk mengobati rasa penasaran saya. Tentunya setelah di suruh oleh teman-teman saya.

Setelahnya, saya buka game ini dan seperti game MMORPG pada umumnya, akan ada scene mengenai latar belakang dari cerita game ini. Sayapun biarkan, karena kesan menarik dari sebuah game MMORPG adalah alur ceritanya.

Kemudian, sayapun mulai menentukan karakter yang saya inginkan sesuai kelas yang saya suka. Namun sayangnya, saya tidak bisa membuat karakter saya sendiri. Ya, agak kecewa sih... Cuman, mau gimana lagi?

Karena menurut saya, jika sebuah game MMORPG yang player nya sangat banyak dari berbagai penjuru dunia, namun hanya di sediakan beberapa karakter saja, maka kurang seru.

Kurang serunya dimana?

Kurang serunya, saat berada di kota atau di suatu tempat yang banyak player nya, itu terkesan kurang berwarna. Jadi saya hanya melihat karakter itu-itu saja. Dan yang pasti yang paling banyak karakternya pasti karakter utama. Jadi terasa agak sedikit mengganggu imajinasi.

Berbeda dengan game MMORPG yang karakternya kita bisa tentukan sendiri, dari mulai gaya rambut, wajah, kulit, mata, dan lain sebagainya seperti Toram Online, maka itu akan terlihat lebih berwarna dengan adanya banyak player di sertai karakter yang berbeda-beda. Saya tuh jadi lebih merasa ikut hidup di dalamnya.

Misalnya, saat saya kembali ke kota yang sudah pasti banyak player yang kumpul, nah di situ saya seperti merasa memang ada didalam kota tersebut. Karena ya, saya melihat karakter yang berbeda-beda. Lain halnya jika karakternya cuma itu-itu saja. Sudah pasti kurang menarik. Itu pendapat saya saja sih.

Tapi mungkin sedikit terobati, karena katanya kita juga bisa membeli karakter baru. Katanya, loh ya! Mohon di bully jika saya salah, biar saya jadi viral 😀.

Gameplay

Setelah menentukan karakter mana yang saya pilih, saya pun mulai di beri panduan mengenai cara memainkan game ini. Well, karena saya pun sering main game kayak gini, jadi mungkin ini tidak perlu, ya? Tapi tetap saya baca, kok. Untuk menghargai pembuatnya yang sudah capek-capek membuat panduan. Dan terlebih, kadang ada fitur yang beda juga yang tidak ada di MMORPG lainnya.

Setelah selesai mengikuti panduan, tanpa menunggu lama-lama lagi, sayapun mulai mengikuti gameplay-nya.

Nah, disinilah kurang menarik lainnya menurut saya.

Apa kurang menarik nya?

Yaitu ternyata setelah kita menyelesaikan suatu misi, nanti kita kembali lagi di kota untuk laporan. Kemudian menjalankan misi lagi, selesai, balik lagi ke kota. Jadi tuh menurut saya nggak open world banget. 

Maka dari itu saat di awal-awal saya ragu untuk meng-install game ini. Karena saya berpendapat ya pasti kayak gini. Yaitu balik lagi ke kota.

Karena bagi saya, pengalaman yang paling berkesan dari game MMORPG adalah kita dengan bebasnya berada di manapun kita inginkan. Seperti halnya game Toram Online.

Kalau kamu belum main game Toram Online, saya sarankan kamu main dulu.

Jadi gambarannya seperti ini, ya. Ketika saya bermain game yang pada deskripsinya ada kata 'open world', maka saya berasumsi bahwa game tersebut mengijinkan saya mengeksplorasi tempat-tempat di manapun yang saya kehendaki, tanpa perlu menunggu misi.

Nah pada Dragon Nest, saya tidak mendapatkan pengalaman tersebut. Saya hanya bisa berada di suatu tempat yang berbeda hanya pada saat menjalani misi saja.

Sedangkan ketika saya bermain game Toram Online, disitu saya benar-benar dimanjakan dengan kata 'open world' nya.

Karena pada game tersebut, saya bisa menjelajah ketempat atau dungeon manapun yang saya suka, meskipun hanya untuk melihat pemandangannya. Dengan kata lain, saya tidak perlu menunggu misi untuk bisa berada di tempat yang berbeda. Dan saya bisa balik ke kota, kapanpun saya mau.

Pendapat ini hanya pendapat pribadi saya saja, ya! Tidak ada maksud untuk menyuruh kamu untuk membenci Dragon Nest dan kemudian maksa kamu untuk install Toram Online. Itu tidak benar! Saya cuma menyampaikan pendapat saya saja. Lagipula, Toram Online juga memiliki kekurangan sendiri, kok.

Story telling

Untuk story telling atau alur cerita dari game ini, menurut saya pribadi cukup seru juga sih. Karena kita disini di suruh untuk menyelamatkan seseorang.

Jadi ceritanya pada suatu hari, ada sekelompok monster jahat yang membuat keributan di sebuah hutan. Dengan maksud tujuan untuk menculik putri Rose. 

Karena kebetulan saya berada di hutan tersebut, jadi saya mencoba untuk menyelamatkannya. Namun sayang, saya hanya bisa menyelamatkan Lily, gadis kecil yang ikut dengan Rose.

Jadi kemungkinan besar, inti dari cerita game ini adalah, kita di suruh untuk menyelamatkan Putri Rose saja. Mungkin....

Yang menarik dari Dragon Nest

Meskipun saya merasa game ini tidak sewow iklan-iklan nya, tapi yang namanya game pasti memiiki daya tarik tersendiri.
Menurut teman saya, nantinya kita bisa bercocok tanam, memancing, bahkan bisa membina rumah tangga dengan player lainnya. 

Ya walaupun pada dasarnya di game MMORPG lainnya juga sudah ada, yang pasti inilah salah satu daya tarik dari game ini.

Kemudian untuk visual grafiknya. Menurut saya pribadi, Dragon Nest memiliki kesan yang colorful. Karena warna-warna seperti rumput, langit dan lain sebagainya itu terlihat sangat cerah dan menyegarkan mata banget. Jadi ya saya cukup terhibur juga, sih.

Coba saja kalau karakternya saya bisa buat sendiri dan benar-benar open world, pasti saya mendapatkan pengalaman yang menakjubkan dari game ini.

Seperti saat menikah, saya nantinya benar-benar merasa menikah seperti di dunia nyata. Karena itu tadi, karakternya yang berbeda-beda. Nanti kalau karakternya sama, bisa-bisa malah ketuker kan dengan pasangan lain? Hihihi...




Ya itulah sedikit cerita saya mengenai pengalaman bermain game Dragon Nest versi mobile. Intinya dari apa yang saya tuliskan di atas, itu hanyalah sebuah opini saya pribadi. Tidak bermaksud menyinggung pihak manapun. 

Jadi, jika kamu memiliki opini yang berbeda, bolehlah untuk berbagai opini kamu di kolom komentar. Sampai jumpa....

 

No comments

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁