Halaman

    Social Items



Jika kamu menemukan segerombolan kelelawar pemakan buah, saya sarankan kamu untuk menghindari mereka. Karena kalau tidak, bisa jadi kamu akan terkena sebuah virus mematikan, yang bernama 'Nipah'.

Ya halo pembaca! Im4j1ner kali datang dengan membawa sebuah informasi yang penting yang harus kamu ketahui. Informasi tersebut adalah tentang virus yang lagi trending di negara India, Nipah namanya.

Apa itu virus Nipah?

Sejauh ini di ketahui bahwa virus Nipah adalah virus yang di sebarkan oleh sekerumunan kelelawar.

Melansir dream.co.id (23/5/2018), virus ini telah terjadi di beberapa negara. Diantaranya, Malaysia, Bangladesh, dan India, pada tahun 1998.

Dan nampaknya baru-baru ini virus tersebut kembali menunjukkan bahayanya di negara bagian Kerala, India.

Pada Jumat, 18 Mei 2018, virus ini telah menyerang negara bagian Kerala, India, tepatnya di Distrik Kozhikode. Dan pada hari itu pula virus tersebut berhasil merenggut nyawa 10 orang. Kejadian tersebut merupakan kejadian pertamakali bagi mereka.

" Ini situasi baru bagi kami. Kami tidak memiliki pengalaman sebelumnya menangani virus Nipah. Kami berharap dapat menghentikan virus ini," kata Menteri Kesehatan India, K.K Shailaja, dikutip Im4j1ner dari Dream dari Alarabiya, Rabu 23 Mei 2018.

Menurut laporan dari Al Arabiya, Shailaja mengatakan saat ini 18 orang telah diperiksa terkait wabah virus tersebut.

Dari jumlah yang ada, 12 orang diketahui positif terjangkit virus Nipah.

10 di antaranya meninggal dunia dan dua lainnya dalam pengawasan ketat.

Diketuai dari Tiga korban yang tercatat, merupakan satu keluarga. 

Satu keluarga tersebut diduga terinfeksi virus Nipah karena kerumunan kelelawar yang menghuni sumur di dekat rumah mereka.

" Kami telah menutup sumur itu dan mengevakuasi orang-orang yang tinggal di dekatnya," kata pejabat pemerintah setempat, U.V. Jose.

" Sejumlah orang yang mendadak terkena demam, berpenyakit ringan, segera ke rumah sakit karena khawatir terjangkit virus itu," tambahnya.

Adapun gejala yang diketahui bila seseorang terjangkit virus Nipah adalah, orang tersebut akan mengalami gejala flu dan kemudian otak mereka akan mengalami kerusakan. Menyeramkan, bukan?

Dilain sisi badan kesehatan PBB, WHO, memperkirakan, tingkat kematian akibat virus ini naik menjadi 70 persen.

WHO sendiri telah menetapkan virus Nipah sebagai salah satu dari penyakit prioritas yang menyebabkan epidemi global, bersama Ebola dan Zika.

Dan yang paling di sayangkan Saat ini belum ada vaksi untuk menangkal virus ini.

Adapun cara untuk menghindarinya adalah dengan menjauhi segerombolan kelelawar pemakan buah.

Jadi, selalu waspada!

Kenali Virus Nipah Virus Yang Dapat Merusak Otak Manusia Dan Menyebabkan Kematian Di India



Jika kamu menemukan segerombolan kelelawar pemakan buah, saya sarankan kamu untuk menghindari mereka. Karena kalau tidak, bisa jadi kamu akan terkena sebuah virus mematikan, yang bernama 'Nipah'.

Ya halo pembaca! Im4j1ner kali datang dengan membawa sebuah informasi yang penting yang harus kamu ketahui. Informasi tersebut adalah tentang virus yang lagi trending di negara India, Nipah namanya.

Apa itu virus Nipah?

Sejauh ini di ketahui bahwa virus Nipah adalah virus yang di sebarkan oleh sekerumunan kelelawar.

Melansir dream.co.id (23/5/2018), virus ini telah terjadi di beberapa negara. Diantaranya, Malaysia, Bangladesh, dan India, pada tahun 1998.

Dan nampaknya baru-baru ini virus tersebut kembali menunjukkan bahayanya di negara bagian Kerala, India.

Pada Jumat, 18 Mei 2018, virus ini telah menyerang negara bagian Kerala, India, tepatnya di Distrik Kozhikode. Dan pada hari itu pula virus tersebut berhasil merenggut nyawa 10 orang. Kejadian tersebut merupakan kejadian pertamakali bagi mereka.

" Ini situasi baru bagi kami. Kami tidak memiliki pengalaman sebelumnya menangani virus Nipah. Kami berharap dapat menghentikan virus ini," kata Menteri Kesehatan India, K.K Shailaja, dikutip Im4j1ner dari Dream dari Alarabiya, Rabu 23 Mei 2018.

Menurut laporan dari Al Arabiya, Shailaja mengatakan saat ini 18 orang telah diperiksa terkait wabah virus tersebut.

Dari jumlah yang ada, 12 orang diketahui positif terjangkit virus Nipah.

10 di antaranya meninggal dunia dan dua lainnya dalam pengawasan ketat.

Diketuai dari Tiga korban yang tercatat, merupakan satu keluarga. 

Satu keluarga tersebut diduga terinfeksi virus Nipah karena kerumunan kelelawar yang menghuni sumur di dekat rumah mereka.

" Kami telah menutup sumur itu dan mengevakuasi orang-orang yang tinggal di dekatnya," kata pejabat pemerintah setempat, U.V. Jose.

" Sejumlah orang yang mendadak terkena demam, berpenyakit ringan, segera ke rumah sakit karena khawatir terjangkit virus itu," tambahnya.

Adapun gejala yang diketahui bila seseorang terjangkit virus Nipah adalah, orang tersebut akan mengalami gejala flu dan kemudian otak mereka akan mengalami kerusakan. Menyeramkan, bukan?

Dilain sisi badan kesehatan PBB, WHO, memperkirakan, tingkat kematian akibat virus ini naik menjadi 70 persen.

WHO sendiri telah menetapkan virus Nipah sebagai salah satu dari penyakit prioritas yang menyebabkan epidemi global, bersama Ebola dan Zika.

Dan yang paling di sayangkan Saat ini belum ada vaksi untuk menangkal virus ini.

Adapun cara untuk menghindarinya adalah dengan menjauhi segerombolan kelelawar pemakan buah.

Jadi, selalu waspada!

 

No comments

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁