Halaman

    Social Items

Manfaat Puasa


Ya halo pembaca! Masih dengan topik seputar Ramadhan. 

Setelah kemarin kita membahas beberapa manfaat puasa yang di antaranya bisa memperpanjang umur seseorang, kali ini kita bahas manfaat puasa untuk kesehatan lainnya. Yaitu dapat meringankan gejala maag dan penyakit lambung.

Puasa Mampu Ringankan Maag Dan Penyakit Lambung




Anggapan banyak orang mungkin karena kita sepanjang hari tidak makan atau minum apapun selama berpuasa,  itu akan menyebabkan asam lambung kita bermasalah sehingga menjadi penyebab penyakit maag.

Namun nampaknya anggapan itu tidaklah benar!

Sebab, Dr. dr. Ari Fahrial Syam. SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, ahli gastroenterologi dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang pernah terlibat dalam penelitian dengan topik di atas, mengungkapkan bahwa puasa di yakini dapat meringankan maag dan juga penyakit lambung.

Mengutip laman grid.id, penelitian yang telah dipublikasikan dalam Acta Medica Indonesiana - The Indonesian Journal of Internal Medicine pada 2016 silam, dilakukan pada 130 pasien yang telah didiagnosis mengalami GERD.

66 di antaranya berpuasa, sedangkan 64 sisanya tidak berpuasa.

Hasilnya terlihat sangat jelas.

Pasien yang menjalani puasa, merasakan keluhan GERD yang lebih ringan dibanding dengan pasien yang tidak berpuasa.




Melalui wawancaranya kepada kompas.com pada hari Jumat (18/5/2018), beliau menjelaskan bahwa penyebabnya adalah perubahan pola makan dan gaya hidup selama berpuasa.

“Orang yang berpuasa itu makannya jadi normal dan teratur, yaitu saat sahur dan berbuka,” ungkapnya.

Beliau juga menambahkan bahwa, mereka yang puasa tidak mengonsumsi camilan-camilan yang tidak sehat sepanjang hari, termasuk cokelat, keju dan gorengan.

Kalau pun merokok, rokoknya pasti berkurang. Kalau biasanya minum alkohol juga jadi tidak minum alkohol.

Pembatasan asupan makanan dari tiga kali menjadi dua kali juga akan menyebabkan pembatasan kalori yang baik untuk tubuh.

“Pembatasan makan akan membuat tubuh melakukan penghancuran lemak tubuh. 
Pembatasan makan juga menyebabkan pengurangan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh kita," ujarnya, seperti yang Im4j1ner kutip dari grid.id dari kompas.com.

"Jadi dengan adanya pembatasan makan, berat badan akan turun, kolesterol akan turun, kadar gula darah juga menjadi lebih terkontrol,” imbuhnya.

Puasa Mampu Mengurangi Tingkat Stres




Selain dapat meringankan gejala maag serta penyakit lambung, nampaknya manfaat dari puasa masih ada lagi. Yaitu dapat meringankan tingkat stres.

Ari menyatakan bahwa orang yang berpuasa akan menjadi lebih tenang sehingga tingkat stresnya menurun dan mengurangi risiko naiknya asam lambung.

Hal tersebut jelas tidak hanya bermanfaat bagi mereka yang memiliki maag dan GERD, tetapi juga orang-orang yang sehat.

“Puasa akan membuat orang sehat menjadi tambah sehat, dan pada orang dengan penyakit kronis (hipertensi, kencing manis, kegemukan dan kolesterol tinggi), akan membuat penyakit menjadi lebih baik dan terkontrol,” pungkasnya.

Nah, maka dari itu, yuk kita lebih semangat lagi puasanya! Jangan alasan mulu!



Manfaat Puasa Lainnya, Dapat Meringankan Maag Dan Juga Mengatasi Stres

Manfaat Puasa


Ya halo pembaca! Masih dengan topik seputar Ramadhan. 

Setelah kemarin kita membahas beberapa manfaat puasa yang di antaranya bisa memperpanjang umur seseorang, kali ini kita bahas manfaat puasa untuk kesehatan lainnya. Yaitu dapat meringankan gejala maag dan penyakit lambung.

Puasa Mampu Ringankan Maag Dan Penyakit Lambung




Anggapan banyak orang mungkin karena kita sepanjang hari tidak makan atau minum apapun selama berpuasa,  itu akan menyebabkan asam lambung kita bermasalah sehingga menjadi penyebab penyakit maag.

Namun nampaknya anggapan itu tidaklah benar!

Sebab, Dr. dr. Ari Fahrial Syam. SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, ahli gastroenterologi dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang pernah terlibat dalam penelitian dengan topik di atas, mengungkapkan bahwa puasa di yakini dapat meringankan maag dan juga penyakit lambung.

Mengutip laman grid.id, penelitian yang telah dipublikasikan dalam Acta Medica Indonesiana - The Indonesian Journal of Internal Medicine pada 2016 silam, dilakukan pada 130 pasien yang telah didiagnosis mengalami GERD.

66 di antaranya berpuasa, sedangkan 64 sisanya tidak berpuasa.

Hasilnya terlihat sangat jelas.

Pasien yang menjalani puasa, merasakan keluhan GERD yang lebih ringan dibanding dengan pasien yang tidak berpuasa.




Melalui wawancaranya kepada kompas.com pada hari Jumat (18/5/2018), beliau menjelaskan bahwa penyebabnya adalah perubahan pola makan dan gaya hidup selama berpuasa.

“Orang yang berpuasa itu makannya jadi normal dan teratur, yaitu saat sahur dan berbuka,” ungkapnya.

Beliau juga menambahkan bahwa, mereka yang puasa tidak mengonsumsi camilan-camilan yang tidak sehat sepanjang hari, termasuk cokelat, keju dan gorengan.

Kalau pun merokok, rokoknya pasti berkurang. Kalau biasanya minum alkohol juga jadi tidak minum alkohol.

Pembatasan asupan makanan dari tiga kali menjadi dua kali juga akan menyebabkan pembatasan kalori yang baik untuk tubuh.

“Pembatasan makan akan membuat tubuh melakukan penghancuran lemak tubuh. 
Pembatasan makan juga menyebabkan pengurangan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh kita," ujarnya, seperti yang Im4j1ner kutip dari grid.id dari kompas.com.

"Jadi dengan adanya pembatasan makan, berat badan akan turun, kolesterol akan turun, kadar gula darah juga menjadi lebih terkontrol,” imbuhnya.

Puasa Mampu Mengurangi Tingkat Stres




Selain dapat meringankan gejala maag serta penyakit lambung, nampaknya manfaat dari puasa masih ada lagi. Yaitu dapat meringankan tingkat stres.

Ari menyatakan bahwa orang yang berpuasa akan menjadi lebih tenang sehingga tingkat stresnya menurun dan mengurangi risiko naiknya asam lambung.

Hal tersebut jelas tidak hanya bermanfaat bagi mereka yang memiliki maag dan GERD, tetapi juga orang-orang yang sehat.

“Puasa akan membuat orang sehat menjadi tambah sehat, dan pada orang dengan penyakit kronis (hipertensi, kencing manis, kegemukan dan kolesterol tinggi), akan membuat penyakit menjadi lebih baik dan terkontrol,” pungkasnya.

Nah, maka dari itu, yuk kita lebih semangat lagi puasanya! Jangan alasan mulu!



 

No comments

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁