Halaman

    Social Items

Detective Conan: Zero the Enforcer


Detective Conan: Zero the Enforcer, mungkin saya telat ya menulis ini. Karena bagaimanapun film Detective Conan yang ke-22 ini sudah tayang pada pertengahan April lalu. Tapi mungkin disini saya hanya sedikit bercerita tentang film ini. Ya walaupun belum nonton. Karena di Indonesia belum tayang.

Sinopsis Detective Conan: Zero the Enforcer 

Mengutip laman Okezone, Detective Conan: Zero the Enforcer bercerita tentang sebuah ledakan di Edge of Ocean, Tokyo Summit.
Bayangan Toru Amuro (Zero) sekilas terlihat di lokasi kejadian.

Tapi karena bukti-bukti yang ada di TKP, Kogoro Mouri lantas ditetapkan sebagai tersangka.

Conan dengan bantuan tim Detektif Cilik mencoba untuk membuktikan jika Kogoro tak bersalah. Tapi, Amuro terus menghalangi usaha Conan.

Di sisi lain, muncul Hyoe Kuroda yang dicurigai sebagai Rum, orang kedua dalam susunan Organisasi Jubah Hitam.

Conan pun diburu waktu untuk membuktikan Kogoro tak bersalah sekaligus mengungkap jati diri Rum.

Berdasarkan sinopsisnya ini, sudah di pastikan bahwa yang menjadi tokoh utamanya ini adalah Zero. Dan juga ini merupakan kelanjutan dari movie ke-20 nya, The Darkest Nightmare.

Namun yang menjadi kekhawatiran saya terjadi. Yaitu adanya ledakan bom lagi di film ke-22 ini. Karena sebelumnya saya pernah menulis tentang movie ke-21 Detective Conan ini. Dan di sana saya bilang, mudah-mudahan di movie ke-22 nya tidak ada bom. Tapi ternyata, ada bom lagi.


Emang sih kalau ada bom tuh sebuah film jadi lebih seru dan menegangkan. Apalagi ini ada jubah hitamnya. Sudah pasti hal wajib adanya sebuah ledakan.

Tapi kalau setiap tahun ada bom terus, bosen juga kan?

Yang saya inginkan dari film Detective Conan itu sekali-kali bercerita tentang sebuah pembunuhan misterius yang triknya sangat susah di pecahkan.

Sehingga membuat penontonnya ikut penasaran dan ikut berasumsi selama kurang lebih satu setengah jam selama film berlangsung.

Ya walaupun sebagian fans Detective Conan mungkin kurang setuju dengan pendapat saya, tapi ini juga suara hati pecinta Detective Conan.

Jadi, saya tetap berharap kedepannya film Detective Conan nggak ada adegan pengeboman. Kecuali jika ceritanya bersangkutan dengan jubah hitam.

Dan terlepas dari itu semua, saya juga sudah nggak sabaran untuk nunggu peluncuran di Indonesianya. Biasanya sih di bulan Juni atau Juli. Ya tunggu aja deh di bioskop-bioskop kesayangan kamu.

Sinopsis Detective Conan: Zero the Enforcer Movie 22 Lagi-lagi Ada Bom

Detective Conan: Zero the Enforcer


Detective Conan: Zero the Enforcer, mungkin saya telat ya menulis ini. Karena bagaimanapun film Detective Conan yang ke-22 ini sudah tayang pada pertengahan April lalu. Tapi mungkin disini saya hanya sedikit bercerita tentang film ini. Ya walaupun belum nonton. Karena di Indonesia belum tayang.

Sinopsis Detective Conan: Zero the Enforcer 

Mengutip laman Okezone, Detective Conan: Zero the Enforcer bercerita tentang sebuah ledakan di Edge of Ocean, Tokyo Summit.
Bayangan Toru Amuro (Zero) sekilas terlihat di lokasi kejadian.

Tapi karena bukti-bukti yang ada di TKP, Kogoro Mouri lantas ditetapkan sebagai tersangka.

Conan dengan bantuan tim Detektif Cilik mencoba untuk membuktikan jika Kogoro tak bersalah. Tapi, Amuro terus menghalangi usaha Conan.

Di sisi lain, muncul Hyoe Kuroda yang dicurigai sebagai Rum, orang kedua dalam susunan Organisasi Jubah Hitam.

Conan pun diburu waktu untuk membuktikan Kogoro tak bersalah sekaligus mengungkap jati diri Rum.

Berdasarkan sinopsisnya ini, sudah di pastikan bahwa yang menjadi tokoh utamanya ini adalah Zero. Dan juga ini merupakan kelanjutan dari movie ke-20 nya, The Darkest Nightmare.

Namun yang menjadi kekhawatiran saya terjadi. Yaitu adanya ledakan bom lagi di film ke-22 ini. Karena sebelumnya saya pernah menulis tentang movie ke-21 Detective Conan ini. Dan di sana saya bilang, mudah-mudahan di movie ke-22 nya tidak ada bom. Tapi ternyata, ada bom lagi.


Emang sih kalau ada bom tuh sebuah film jadi lebih seru dan menegangkan. Apalagi ini ada jubah hitamnya. Sudah pasti hal wajib adanya sebuah ledakan.

Tapi kalau setiap tahun ada bom terus, bosen juga kan?

Yang saya inginkan dari film Detective Conan itu sekali-kali bercerita tentang sebuah pembunuhan misterius yang triknya sangat susah di pecahkan.

Sehingga membuat penontonnya ikut penasaran dan ikut berasumsi selama kurang lebih satu setengah jam selama film berlangsung.

Ya walaupun sebagian fans Detective Conan mungkin kurang setuju dengan pendapat saya, tapi ini juga suara hati pecinta Detective Conan.

Jadi, saya tetap berharap kedepannya film Detective Conan nggak ada adegan pengeboman. Kecuali jika ceritanya bersangkutan dengan jubah hitam.

Dan terlepas dari itu semua, saya juga sudah nggak sabaran untuk nunggu peluncuran di Indonesianya. Biasanya sih di bulan Juni atau Juli. Ya tunggu aja deh di bioskop-bioskop kesayangan kamu.

 

No comments

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁