Halaman

    Social Items



Ya halo pembaca! Kembali lagi di laman berita harian Im4j1ner. Berita kali ini akan membicarakan seekor anjing, yang lucu dan juga pinter.

Anjing Lucu Pengen Kukis Bayar Pakai Daun

Tidak seperti biasanya, kali ini Im4j1ner memberikan informasi yang sedikit berbeda. Ya, topik kali ini adalah tentang seekor anjing yang paham betul mengenai alat pembayaran atau yang biasa kita kenal sebagai uang.

Melansir TribunTravel.com dari laman Daily Mail, seekor anjing bernama Negro yang tinggal di Diversified Technical Education Institute of Monterrey Casanare di Kolombia telah belajar tentang uang sebagai alat tukar.

Sebagai buktinya, ia selalu membeli kue kukis dan kemudian membayarnya. Namun, bukan menggunakan uang, melainkan menggunakan daun.

"Satu hari, tiba-tiba Negro datang dengan membawa daun di mulutnya."

"Ia pun mengibas-ngibaskan ekor dan memberi isyarat ia ingin kue kukis," kata seorang staf pengajar, Angela Garcia Bernal kepada The Dodo. Seperti yang di kutip dari tribuntravel.com






Jauh sebelum Negro membeli kue kukis menggunakan daun, menurut manajer toko, mahasiswa yang ada di institut sekitar situ memang sering membelikan Negro kue kukis.

Namun sepertinya Negro enggan terus-terusan bergantung pada manusia hanya untuk mendapatkan makanan.

Ia pun kemudian mempunyai inisiatif untuk membeli kue kukis sendiri.

"Negro datang setiap hari untuk mendapat kukis," kata asisten penjualan, Gladys Barreto.

"Ia selalu membayar dengan daun dan menjadi 'belanja' hariannya."tambahnya.



Diketahui, Negro di asuh oleh staf institut itu, dan selalu pergi keluyuran di sekitar lapangan. Namun yang membuat bangga adalah, Negro memahami salah satu kebiasaan manusia untuk mendapatkan sesuatu, yaitu transaksi pembayaran.

Karena kepandaiannya, manajer toko mengatakan bahwa Negro hanya bisa diberi jatah dua camilan sehari, walaupun staf lainnya ingin memberikan kukis lebih banyak lagi.

"Ketika pertama kali melihatnya, kamu pasti hampir ingin menangis," kata Angela.

"Negro menemukan cara untuk membuat dirinya dipahami oleh manusia."

"Ini berarti, ia sangat cerdas." pungkasnya.

Nah, bila seekor anjing saja paham dengan metode transaksi, kenapa manusia masih banyak yang mencuri?






Pintarnya! Pengen Kukis Anjing Lucu Ini Bayar Pakai Daun



Ya halo pembaca! Kembali lagi di laman berita harian Im4j1ner. Berita kali ini akan membicarakan seekor anjing, yang lucu dan juga pinter.

Anjing Lucu Pengen Kukis Bayar Pakai Daun

Tidak seperti biasanya, kali ini Im4j1ner memberikan informasi yang sedikit berbeda. Ya, topik kali ini adalah tentang seekor anjing yang paham betul mengenai alat pembayaran atau yang biasa kita kenal sebagai uang.

Melansir TribunTravel.com dari laman Daily Mail, seekor anjing bernama Negro yang tinggal di Diversified Technical Education Institute of Monterrey Casanare di Kolombia telah belajar tentang uang sebagai alat tukar.

Sebagai buktinya, ia selalu membeli kue kukis dan kemudian membayarnya. Namun, bukan menggunakan uang, melainkan menggunakan daun.

"Satu hari, tiba-tiba Negro datang dengan membawa daun di mulutnya."

"Ia pun mengibas-ngibaskan ekor dan memberi isyarat ia ingin kue kukis," kata seorang staf pengajar, Angela Garcia Bernal kepada The Dodo. Seperti yang di kutip dari tribuntravel.com






Jauh sebelum Negro membeli kue kukis menggunakan daun, menurut manajer toko, mahasiswa yang ada di institut sekitar situ memang sering membelikan Negro kue kukis.

Namun sepertinya Negro enggan terus-terusan bergantung pada manusia hanya untuk mendapatkan makanan.

Ia pun kemudian mempunyai inisiatif untuk membeli kue kukis sendiri.

"Negro datang setiap hari untuk mendapat kukis," kata asisten penjualan, Gladys Barreto.

"Ia selalu membayar dengan daun dan menjadi 'belanja' hariannya."tambahnya.



Diketahui, Negro di asuh oleh staf institut itu, dan selalu pergi keluyuran di sekitar lapangan. Namun yang membuat bangga adalah, Negro memahami salah satu kebiasaan manusia untuk mendapatkan sesuatu, yaitu transaksi pembayaran.

Karena kepandaiannya, manajer toko mengatakan bahwa Negro hanya bisa diberi jatah dua camilan sehari, walaupun staf lainnya ingin memberikan kukis lebih banyak lagi.

"Ketika pertama kali melihatnya, kamu pasti hampir ingin menangis," kata Angela.

"Negro menemukan cara untuk membuat dirinya dipahami oleh manusia."

"Ini berarti, ia sangat cerdas." pungkasnya.

Nah, bila seekor anjing saja paham dengan metode transaksi, kenapa manusia masih banyak yang mencuri?






 

No comments

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁