Halaman

    Social Items

Hai pecinta anime! Sword Art Online (SAO) memiliki dua season. Dimana season pertama telah kita bahas di hari kemarin. Nah sekarang kita akan bahas yang season keduanya.


Sword Art Online merupakan anime yang bergenre fantasi. Bercerita tentang orang-orang yang suka bermain game online. Kirito merupakan karakter utama pria pada anime ini, Mendapat tugas dari Seijiro Kikuoka yang merupakan seorang anggota Kementerian Jepang Internal Departemen Negri dan Komunikasi "Divisi VR", mengharuskan Kirito untuk bermain game adu tembak yang samasekali belum pernah ia mainkan sebelumnya.

Bila sebelumnya Kirito selalu bermain game bergenre fantasi yang selalu mengutamakan adu pedang seperti di season pertama, kali ini kita akan melihat Kirito bermain adu tembak. Tapi, meskipun game ini merupakan game tembak-tembakan, ternyata Kirito juga akan tetap menggunakan pedang.



Kronologi permasalahan di season 2

Setahun setelah insiden di arc SAO dan ALO (Alfheim Online), muncul sebuah game dengan nama Gun Gale Online (GGO) yang menyedot perhatian masyarkat. Di kabarkan, game tersebut mempunyai seorang player dengan nama panggilan "Death Gun" yang dapat membunuh seseorang dalam game dan terjadi di dunia nyata. Jadi misalnya kamu lagi main game, nah dalam game tersebut karakter kamu di tembak oleh karakter Death Gun, di situlah karakter kamu akan mati beserta kamu nya juga di dunia nyata akan ikut mati.

Insiden ini jelas memunculkan kerisauan untuk player lainnya. Namun, tetap saja masih banyak yang tidak percaya dan tetap melanjutkan permainan tersebut. Di situlah Seijiro meminta Kirito untuk menghentikan perbuatan Death Gun agar tidak bertambah korban lagi. Awalnya Kirito pun ragu, karena hal seperti itu mana mungkin bisa terjadi. Akan tetapi, itupun menjadi pemikiran keras bagi Kirito. Hingga akhirnya Kirito pun memutuskan untuk menerima tawaran Seijiro.

Dalam arc ini, akan muncul karakter baru yang akan menjadi lawan main Kirito, dia bernama "Sinon". Sinon adalah seorang gadis SMA yang telah bermain GGO cukup lama di banding Kirito yang baru masuk. Sinon mempunyai keahlian menembak dari jarak jauh dan lebih jauh dari para sniper profesional. Namun meskipun dalam game dia terlihat orang yang kuat, tapi ternyata pada dunia nyata dia anak yang lemah dan selalu mendapat Bully-an. Hal ini di karenakan Sinon memiiki trauma bila mendengar ataupun melihat sebuah pistol. Ini sangat berbeda jauh dalam game. Padahal dalam game, Sinon adalah anak yang jago memegang pistol.

Alasan tersebut ternyata, Sinon memiliki kenangan buruk dengan pistol. Di suatu hari, Sinon dan ibunya pergi ke bank untuk mengambil uang. Di saat bersamaan, muncullah perampok Bank yang menodongkan pistolnya ke karyawan Bank. Karena salah seorang karyawan Bank melawan, akhirnya perampok itu menembakan pistolnya dan lalu mengancam akan menembak ke ibunya Sinon juga, jika tetap melawan. Di situlah Sinon bangkit dari tempat duduknya dan menyerang perampok tersebut. Hingga akhirnya, Sinon menembak perampok itu hingga berlumuran darah. Itulah yang membuat Sinon trauma dengan pistol.


Ya meskipun begitu, di season kedua ini kita akan melihat banyak permasalahan yang terjadi selain Kirito. Dan juga akan ada dua arc lagi setelah GGO selesai, dan tentunya itu memiiki cerita yang lain juga. Intinya di season kedua ini, para tokoh di arc SAO dan ALO memiliki kesempatan untuk tampil kembali dan memiiki permasalahan yang berbeda. Sehingga membuat season kedua ini jadi terasa begitu memliki banyak kenangan tersendiri, dan lebih berwarna di setiap permasalahan yang terjadi. 

Sinopsis Sword Art Online (SAO) Season 2

Hai pecinta anime! Sword Art Online (SAO) memiliki dua season. Dimana season pertama telah kita bahas di hari kemarin. Nah sekarang kita akan bahas yang season keduanya.


Sword Art Online merupakan anime yang bergenre fantasi. Bercerita tentang orang-orang yang suka bermain game online. Kirito merupakan karakter utama pria pada anime ini, Mendapat tugas dari Seijiro Kikuoka yang merupakan seorang anggota Kementerian Jepang Internal Departemen Negri dan Komunikasi "Divisi VR", mengharuskan Kirito untuk bermain game adu tembak yang samasekali belum pernah ia mainkan sebelumnya.

Bila sebelumnya Kirito selalu bermain game bergenre fantasi yang selalu mengutamakan adu pedang seperti di season pertama, kali ini kita akan melihat Kirito bermain adu tembak. Tapi, meskipun game ini merupakan game tembak-tembakan, ternyata Kirito juga akan tetap menggunakan pedang.



Kronologi permasalahan di season 2

Setahun setelah insiden di arc SAO dan ALO (Alfheim Online), muncul sebuah game dengan nama Gun Gale Online (GGO) yang menyedot perhatian masyarkat. Di kabarkan, game tersebut mempunyai seorang player dengan nama panggilan "Death Gun" yang dapat membunuh seseorang dalam game dan terjadi di dunia nyata. Jadi misalnya kamu lagi main game, nah dalam game tersebut karakter kamu di tembak oleh karakter Death Gun, di situlah karakter kamu akan mati beserta kamu nya juga di dunia nyata akan ikut mati.

Insiden ini jelas memunculkan kerisauan untuk player lainnya. Namun, tetap saja masih banyak yang tidak percaya dan tetap melanjutkan permainan tersebut. Di situlah Seijiro meminta Kirito untuk menghentikan perbuatan Death Gun agar tidak bertambah korban lagi. Awalnya Kirito pun ragu, karena hal seperti itu mana mungkin bisa terjadi. Akan tetapi, itupun menjadi pemikiran keras bagi Kirito. Hingga akhirnya Kirito pun memutuskan untuk menerima tawaran Seijiro.

Dalam arc ini, akan muncul karakter baru yang akan menjadi lawan main Kirito, dia bernama "Sinon". Sinon adalah seorang gadis SMA yang telah bermain GGO cukup lama di banding Kirito yang baru masuk. Sinon mempunyai keahlian menembak dari jarak jauh dan lebih jauh dari para sniper profesional. Namun meskipun dalam game dia terlihat orang yang kuat, tapi ternyata pada dunia nyata dia anak yang lemah dan selalu mendapat Bully-an. Hal ini di karenakan Sinon memiiki trauma bila mendengar ataupun melihat sebuah pistol. Ini sangat berbeda jauh dalam game. Padahal dalam game, Sinon adalah anak yang jago memegang pistol.

Alasan tersebut ternyata, Sinon memiliki kenangan buruk dengan pistol. Di suatu hari, Sinon dan ibunya pergi ke bank untuk mengambil uang. Di saat bersamaan, muncullah perampok Bank yang menodongkan pistolnya ke karyawan Bank. Karena salah seorang karyawan Bank melawan, akhirnya perampok itu menembakan pistolnya dan lalu mengancam akan menembak ke ibunya Sinon juga, jika tetap melawan. Di situlah Sinon bangkit dari tempat duduknya dan menyerang perampok tersebut. Hingga akhirnya, Sinon menembak perampok itu hingga berlumuran darah. Itulah yang membuat Sinon trauma dengan pistol.


Ya meskipun begitu, di season kedua ini kita akan melihat banyak permasalahan yang terjadi selain Kirito. Dan juga akan ada dua arc lagi setelah GGO selesai, dan tentunya itu memiiki cerita yang lain juga. Intinya di season kedua ini, para tokoh di arc SAO dan ALO memiliki kesempatan untuk tampil kembali dan memiiki permasalahan yang berbeda. Sehingga membuat season kedua ini jadi terasa begitu memliki banyak kenangan tersendiri, dan lebih berwarna di setiap permasalahan yang terjadi. 
 

2 comments:

  1. ngereview bukan gitu caranya bro, lo harus bahas garis besar ceritanya dulu setelah itu lo bahas kekurangan dan kelebihannnya. Nah biasanya yang dibahas adalah kekurangan dan kelebihan disisi jalan cerita, style art, grafis, scoring, pengisi suara dan aspek animasi lainnya. BTW SAO cuma agak sedikit bagus di season 1 setelah itu SAO hancur dan hanya bercerita tentang kirito dan asuna pacaran online.

    ReplyDelete

Komentar yang kamu masukkan, akan di tinjau terlebih dahulu. Komentar yang mengandung link, tidak akan di terima. Hal ini guna mengantisipasi komentar spam. Mohon pengertiannya 😁